Kompas.com - 01/08/2021, 10:31 WIB
Kenali Bahaya SIM Swap KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoKenali Bahaya SIM Swap

KOMPAS.com - Metode kejahatan SIM swap masih terus mengintai masyarakat.

SIM swap adalah pengambilalihan SIM card untuk digunakan mengakses beberapa data pribadi korban.

Ketika terkena SIM swap, maka SIM card yang kemudian aktif dan berlaku berpindah tangan ke gawai pelaku, tak lagi dimiliki oleh korban.

Baca juga: Hati-hati Penipuan, Jangan Berikan Kode OTP kepada Siapa Pun!

Seringnya, SIM swap digunakan untuk mencuri data pribadi juga untuk mengambil alih akses perbankan milik korban.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengingatkan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas di media sosial, untuk selalu memperhatikan keamanan privasi ketika mengakses media sosial.

Lantas,bagaimana agar terhindar dari SIM swap?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mengenali Kejahatan SIM Swap dan Cara Pengaduannya

Informasi lebih lengkap terkait SIM swab dan bahayanya dapat disimak di infografik berikut!

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Kenali Bahaya SIM Swap

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Tahap 1 PPPK Guru Diumumkan 1 Oktober?

Benarkah Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Tahap 1 PPPK Guru Diumumkan 1 Oktober?

Tren
Mulai Oktober Tanpa Aplikasi PeduliLindungi, Apa Saja Syarat Naik Kereta Api dan Pesawat?

Mulai Oktober Tanpa Aplikasi PeduliLindungi, Apa Saja Syarat Naik Kereta Api dan Pesawat?

Tren
Penjelasan Kemenkes soal Kebijakan Tidak Diperlukannya Aplikasi PeduliLindungi untuk Naik KA dan Pesawat Mulai Oktober 2021

Penjelasan Kemenkes soal Kebijakan Tidak Diperlukannya Aplikasi PeduliLindungi untuk Naik KA dan Pesawat Mulai Oktober 2021

Tren
UPDATE Corona 28 September: Pandemi Covid-19 Kurangi Harapan Hidup Terbanyak sejak PD II

UPDATE Corona 28 September: Pandemi Covid-19 Kurangi Harapan Hidup Terbanyak sejak PD II

Tren
Hari Kereta Api Nasional 2021, Perjalanan 76 Tahun Sepur Indonesia

Hari Kereta Api Nasional 2021, Perjalanan 76 Tahun Sepur Indonesia

Tren
Bougenville, Anggrek Bulan, dan Persahabatan PK Ojong-Jakob Oetama

Bougenville, Anggrek Bulan, dan Persahabatan PK Ojong-Jakob Oetama

Tren
Mengapa Beberapa Orang Tetap Kurus meski Selalu Terlihat Makan dengan Rakus?

Mengapa Beberapa Orang Tetap Kurus meski Selalu Terlihat Makan dengan Rakus?

Tren
Syarat dan Prosedur Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Syarat dan Prosedur Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Tren
Daftar 11 Aplikasi yang Bisa Akses PeduliLindungi Mulai Oktober

Daftar 11 Aplikasi yang Bisa Akses PeduliLindungi Mulai Oktober

Tren
Tragedi Kemanusiaan 28 September

Tragedi Kemanusiaan 28 September

Tren
Pendaftaran Program Pejuang Muda Kemensos, Syarat, dan Fasilitasnya

Pendaftaran Program Pejuang Muda Kemensos, Syarat, dan Fasilitasnya

Tren
Apakah Saldo Pelatihan Kartu Prakerja Harus Dihabiskan?

Apakah Saldo Pelatihan Kartu Prakerja Harus Dihabiskan?

Tren
[POPULER TREN] Kebijakan Naik KA dan Pesawat Tanpa Aplikasi PeduliLindungi | Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan Mulai 2022

[POPULER TREN] Kebijakan Naik KA dan Pesawat Tanpa Aplikasi PeduliLindungi | Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan Mulai 2022

Tren
Jangan Lupa, Puncak Hujan Meteor Sextantid Bisa Disaksikan Besok Subuh

Jangan Lupa, Puncak Hujan Meteor Sextantid Bisa Disaksikan Besok Subuh

Tren
INFOGRAFIK: 8 Penyebab Sesak Napas Saat Tidur Malam

INFOGRAFIK: 8 Penyebab Sesak Napas Saat Tidur Malam

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.