Medali Olimpiade dan Standar Tinggi di Balik Permintaan Maaf Eko Yuli

Kompas.com - 27/07/2021, 08:48 WIB
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan melambaikan tangan sesuai melakukan angkatan clean and jerk dalam kelas 61 kg Putra Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). Eko Yuli berhasil mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg. SIGID KURNIAWANLifter Indonesia Eko Yuli Irawan melambaikan tangan sesuai melakukan angkatan clean and jerk dalam kelas 61 kg Putra Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). Eko Yuli berhasil mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg.

KOMPAS.com - Hai, apa kabarmu?

Semoga kabarmu baik karena anugerah kesehatan.

Menghadapi makin rumitnya tantangan untuk tetap sehat, semoga kita diberi kekuatan, ketekunan, dan kesabaran.

Kekuatan, ketekunan, dan kesabaran agar terus bisa berupaya baik di tengah keterbatasan dan ketidakpastian yang tinggi.

Ketika segala sesuatu tidak pasti, teruslah berbuat baik. Kebaikan adalah kunci keselamatan jiwa dan raga. Demikian kebijaksanaan kuno yang meneguhkan dan menurut saya tepat.

Kebijaksanaan kuno yang bersumber dari tradisi Budhis ini saya jumpai dari tulisan seorang teman yang tengah jatuh cinta pada Bali dan keheningannya.

Oya, Minggu (25/7/2021) lalu, pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun diperpanjang sampai 2 Agustus 2021, tidak lagi ada istilah darurat yang dilekatkan. Karena perbedaan kondisi nyata masing-masing provinsi, kabupaten, dan kota, pemerintah memilih mengunakan istilah level 1-4 sesuai kegentingannya. 

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan terkait penerapan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta,  Minggu (25/7/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Biro Pers - Setpres/hma/rwaBIRO PERS SETPRES/Hafidz Mubarak A Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan terkait penerapan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/7/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Biro Pers - Setpres/hma/rwa
Dari data pemerintah, secara nasional memang terjadi tren penurunan angka kasus positif Covid-19 seminggu terakhir dibandingkan seminggu sebelumnya.

Keterisian rumah sakit secara nasional juga mengalami penurunan setelah sebelumnya melonjak tajam hingga tidak mampu menampung.

Karena tren belum cukup meyakinkan lantaran sejumlah catatan, mendengarkan masukan pihak-pihak yang terdampak, dan mempertimbangkan kondisi di lapangan, pemerintah  memperpanjang PPKM dengan sejumlah penyesuaian.

Sebagai gambaran, Senin (26/7/2021), ada penambahan 28.228 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Angka ini menyumbang total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 3.194.733 orang, terhitung sejak 2 Maret 2020.

Meskipun ada penambahan 40.374 pasien sembuh akibat Covid-19 yang membuat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Indonesia saat ini mencapai 2.549.692 orang, angka kematian masih tinggi.

Pada periode 25-26 Juli 2021, ada 1.487 pasien Covid-19 meninggal dunia. Sejak pandemi, ada 84.766 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Melihat ancaman yang masih tinggi ini, semoga kamu tetap disipilin menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi diri dan orang lain. Disiplin ini semoga menjadi hal yang makin ringan dilakukan. 

Lantaran belum terkendalinya situasi sampai tenggat waktu yang ditetapkan, pemerintah kemudian meminta maaf.

Permintaan maaf itu dimulai dari Luhut Binsar Pandjaitan, orang kepercayaan Presiden Joko Widodo di segala cuaca.

Sebagai yang dipercaya menjadi Koordinator PPKM darurat Jawa-Bali, Luhut meminta maaf karena belum maksimalnya penanganan PPKM Jawa-Bali.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.