Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai soal Nomor Ponsel yang Sudah "Hangus" Dijual Lagi oleh Provider, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 26/07/2021, 12:51 WIB

KOMPAS.com - Pengaktifan kembali nomor telepon seluler oleh operator seluler menjadi salah satu topik yang dibicarakan warganet pada 23 Juli 2021.

Twit yang dibuat oleh @AREAJULID itu viral.

Ada yang mengeluhkan karena nomor ponsel lama yang pernah digunakan dan tidak aktif lagi, kini digunakan orang lain sebagai nomor WhatsApp.  

Akun itu meminta pada provider untuk tidak menjual lagi nomor-nomor yang sudah tidak aktif. Alasannya, khawatir nomor-nomor itu akan disalahgunakan.

"Dis! Please buat para perusahaan provider jangan re-use nomor yang sudah tidak aktif lagi. Udah banyak kejadian. Contoh kaya nomor aku yang udah tidak aktif eh tau tau pas di cek di wa ada orang lain yang pakai. Cuma takut disalah gunakan aja sih," tulis akun @AREAJULID.

Tanggapan dari warganet menambah ramai Twit itu hingga lebih dari 1.900 komentar, hingga Minggu (25/7/2021) siang.  

Ada warganet yang mengaku nomor almarhumah ibunya sudah tidak aktif sejak 2017, ketika dicek, nomor itu kini aktif kembali.

Warganet lainnya, mengatakan, ia membeli nomor baru dan mendapat telpon spam dari nomor-nomor tidak dikenal.

Baca juga: Ramai Kabar Kartu Prakerja Gelombang 18 Telah Dibuka, Benarkah? Ini Kata Pengelola

Bagaimana tanggapan provider?

Kompas.com menghubungi beberapa provider di Indonesia. Dua di antaranya yang memberikan penjelasan adalah XL dan Telkomsel.

Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih, menjelaskan, nomor ponsel di-recycle karena nomor ponsel merupakan sumber daya terbatas milik negara yang dialokasikan ke operator selular dalam bentuk alokasi NDC (National Destination Code).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkembangan Kasus Antraks di Indonesia, Ada sejak Tahun 1884

Perkembangan Kasus Antraks di Indonesia, Ada sejak Tahun 1884

Tren
20 Kutipan Cinta Khalil Gibran, Cocok Digunakan untuk Status WhatsApp

20 Kutipan Cinta Khalil Gibran, Cocok Digunakan untuk Status WhatsApp

Tren
Kronologi Wanita di Malang Kehilangan Tabungan Rp 1,4 Miliar Usai Klik Undangan Pernikahan di WhatsApp

Kronologi Wanita di Malang Kehilangan Tabungan Rp 1,4 Miliar Usai Klik Undangan Pernikahan di WhatsApp

Tren
Mengenal Kompetisi Homeless World Cup yang Diikuti Pemain Indonesia

Mengenal Kompetisi Homeless World Cup yang Diikuti Pemain Indonesia

Tren
Jadi Pelopor Suvenir Kayu di Tanah Air, Ini 4 Keunggulan yang Dimiliki Jack Jack

Jadi Pelopor Suvenir Kayu di Tanah Air, Ini 4 Keunggulan yang Dimiliki Jack Jack

Tren
Daftar 8 Pelaku Kasus Korupsi BTS Bakti Kominfo dan Perannya

Daftar 8 Pelaku Kasus Korupsi BTS Bakti Kominfo dan Perannya

Tren
Temuan Puluhan Kerangka Manusia Berusia 2.500 Tahun di Israel, Diduga Sisa-sisa Perdagangan Wanita

Temuan Puluhan Kerangka Manusia Berusia 2.500 Tahun di Israel, Diduga Sisa-sisa Perdagangan Wanita

Tren
Twitter Disebut Bakal Tuntut Meta soal Threads, Apa Alasannya?

Twitter Disebut Bakal Tuntut Meta soal Threads, Apa Alasannya?

Tren
Koin Emas Bergambar Wajah Lukas Enembe Disita KPK, Berapa Nilainya?

Koin Emas Bergambar Wajah Lukas Enembe Disita KPK, Berapa Nilainya?

Tren
Link Download Template Desain, Video Motion, dan Aturan Penggunaan Logo Hut Ke-78 RI

Link Download Template Desain, Video Motion, dan Aturan Penggunaan Logo Hut Ke-78 RI

Tren
Bahaya Antraks, Bakteri Mampu Bertahan di Suatu Lokasi Selama Puluhan Tahun

Bahaya Antraks, Bakteri Mampu Bertahan di Suatu Lokasi Selama Puluhan Tahun

Tren
Ketahui Sebelum Download, Profil Threads Tak Bisa Dihapus Tanpa Hapus Akun Instagram

Ketahui Sebelum Download, Profil Threads Tak Bisa Dihapus Tanpa Hapus Akun Instagram

Tren
Data Pengguna IndiHome Diduga Bocor, Telkom: Tidak Ada Kebocoran Data

Data Pengguna IndiHome Diduga Bocor, Telkom: Tidak Ada Kebocoran Data

Tren
8 PTN yang Masih Buka Seleksi Mandiri hingga Akhir Juli 2023

8 PTN yang Masih Buka Seleksi Mandiri hingga Akhir Juli 2023

Tren
Viral, Foto Struk Belanja dengan Nomor Member Orang Lain, Alfamart: Bila Terbukti, Akan Ditindak

Viral, Foto Struk Belanja dengan Nomor Member Orang Lain, Alfamart: Bila Terbukti, Akan Ditindak

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com