KOMPAS.com - Pengaktifan kembali nomor telepon seluler oleh operator seluler menjadi salah satu topik yang dibicarakan warganet pada 23 Juli 2021.
Twit yang dibuat oleh @AREAJULID itu viral.
Ada yang mengeluhkan karena nomor ponsel lama yang pernah digunakan dan tidak aktif lagi, kini digunakan orang lain sebagai nomor WhatsApp.
Akun itu meminta pada provider untuk tidak menjual lagi nomor-nomor yang sudah tidak aktif. Alasannya, khawatir nomor-nomor itu akan disalahgunakan.
"Dis! Please buat para perusahaan provider jangan re-use nomor yang sudah tidak aktif lagi. Udah banyak kejadian. Contoh kaya nomor aku yang udah tidak aktif eh tau tau pas di cek di wa ada orang lain yang pakai. Cuma takut disalah gunakan aja sih," tulis akun @AREAJULID.
Tanggapan dari warganet menambah ramai Twit itu hingga lebih dari 1.900 komentar, hingga Minggu (25/7/2021) siang.
Ada warganet yang mengaku nomor almarhumah ibunya sudah tidak aktif sejak 2017, ketika dicek, nomor itu kini aktif kembali.
Warganet lainnya, mengatakan, ia membeli nomor baru dan mendapat telpon spam dari nomor-nomor tidak dikenal.
Baca juga: Ramai Kabar Kartu Prakerja Gelombang 18 Telah Dibuka, Benarkah? Ini Kata Pengelola
Dis! Please buat para perusahan provider jangan re-use nomor yang sudah tidak aktif lagi. Udah banyak kejadian. Contoh kaya nomor aku yang udah tidak aktif eh tau tau pas di cek di wa ada orang lain yang pakai. Cuma takut disalah gunakan aja sih ????
— AREA JULID (@AREAJULID) July 23, 2021
Kompas.com menghubungi beberapa provider di Indonesia. Dua di antaranya yang memberikan penjelasan adalah XL dan Telkomsel.
Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih, menjelaskan, nomor ponsel di-recycle karena nomor ponsel merupakan sumber daya terbatas milik negara yang dialokasikan ke operator selular dalam bentuk alokasi NDC (National Destination Code).
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.