Hati-hati, Ini Kelompok yang Rentan Terkena Infeksi Jamur Hitam

Kompas.com - 25/07/2021, 20:36 WIB
Ilustrasi terinfeksi mukormikosis atau yang biasa disebut infeksi jamur hitam. SHUTTERSTOCK/Kateryna KonIlustrasi terinfeksi mukormikosis atau yang biasa disebut infeksi jamur hitam.

KOMPAS.com - Kasus infeksi jamur hitam tengah melonjak tinggi di India. Otoritas setempat melaporkan lebih dari 4.300 orang meninggal karena infeksi ini.

Dikutip dari Kompas Sains, jamur hitam atau mukormikosis merupakan infeksi jamur sistemik akibat golongan Mucormycetes seperti Rhizopus spp, Mucor spp, Rhizomucor spp, Cunninghamella berthollletiaie, Apophysomycess spp, dan Lichteimia.

Penyakit ini dinamakan jamur hitam karena infeksinya bisa menyebabkan perubahan warna kulit menjadi menghitam. Hal itu karena jamur menghalangi aliran darah, membunuh jaringan yang terinfeksi, dan jaringan mati atau nekrotik.

Baca juga: Waspada Jamur Hitam India Sudah Masuk Indonesia, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Infeksi jamur hitam bisa menyebar dengan cepat dari hidung dan sinus ke wajah, rahang, mata, dan otak. Karena itu infeksi jamur hitam tergolong penyakit yang sangat agresif.

Tingkat kematian akibat jamur tersebut, menurut kantor berita AFP, bahkan mencapai di atas 50 persen.

Kelompok yang berisiko terinfeksi

Infeksi jamur hitam bisa menyerang siapa saja. Karena itu perlu kewaspadaan untuk tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari infeksi jamur hitam atau mukormikosis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari Kompas Sains yang melansir WebMD, Jumat (23/7/2021), seseorang lebih mungkin terinfeksi jamur hitam jika memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Sistem kekebalan yang lemah ini dapat disebabkan oleh konsumsi obat atau kondisi kesehatan seperti:

  • Diabetes, terutama jika tidak terkontrol
  • AIDS
  • Kanker
  • Transplantasi organ
  • Transplantasi sel induk
  • Neutropenia (jumlah sel darah putih rendah)
  • Penggunaan steroid jangka panjang
  • Kadar zat besi dalam tubuh terlalu tinggi
  • Tidak asam dalam tubuh tidak merata
  • Kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah

Infeksi jamur hitam juga lebih mungkin terjadi jika seseorang sedang mengalami cedera kulit seperti luka bakar, luka robek, atau luka terpotong.

Baca juga: Fakta-fakta Infeksi Jamur Hitam yang Melanda India

Gejala dan cara penularan

Jamur hitam tidak dapat ditularkan dari orang ke orang. Infeksi jamur hitam dimulai ketika seseorang bersentuhan dengan spora jamur di lingkungannya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.