5 Fakta Penyakit Jamur Hitam: Dari Penyebab, Gejala, hingga Cara Mencegahnya

Kompas.com - 25/07/2021, 17:04 WIB
Ilustrasi pasien penyakit jamur hitam di India ShutterstockIlustrasi pasien penyakit jamur hitam di India

KOMPAS.com - Kasus infeksi jamur hitam menjadi salah satu ancaman penyakit lain yang perlu diwaspadai masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Bahaya penyakit jamur hitam mulai ramai dibicarakan setelah sejumlah kasus terdeteksi di India dan menyebabkan kematian.

Mengutip Kompas.com, 4 Juni 2021, di Indonesia, kasus infeksi jamur hitam ini sebenarnya telah muncul sejak sebelum pandemi Covid-19.

Baca juga: Mengenal Jamur Hijau pada Pasien Covid-19 di India

Ketua Pokja Bidang Mikosis Paru Pusat Mikosis Paru FKUI/RS Persahabatan Anna Rozaliyani mengatakan, penyakit yang satu ini termasuk kategori langka.

Beberapa kasus mukormikosis di Indonesia telah dilaporkan sebelum pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski jumlahnya tidak banyak, tetapi angka kematian dan kesakitannya tinggi.

Hal itu diungkapkannya dalam Konferensi Pers bertajuk "Black Fungi pada Pasien Covid-19: Apa yang Perlu Kita Waspadai?" pada 3 Juni 2021.

Karena efek berbahaya yang ditimbulan penyakit ini, masyarakat diminta untuk mewaspadai infeksi mucormycosis dengan mengetahui penyebab serta gejala infeksi jamur hitam.

Baca juga: Ini Manfaat Jamur, Mulai dari Kekebalan Tubuh hingga Kecantikan

Berikut fakta-fakta seputar penyakit jamur hitam:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.