Pemerintah Beri Bansos untuk Kepala Keluarga yang Positif Covid-19

Kompas.com - 25/07/2021, 10:32 WIB
Yeti Saniati (40), warga Dusun Kalijurang, RT 001, RW 002, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang bersyukur mendapat bantuan beras bansos Kemensos. KOMPAS.com/FARIDAYeti Saniati (40), warga Dusun Kalijurang, RT 001, RW 002, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang bersyukur mendapat bantuan beras bansos Kemensos.

KOMPAS.com - Sektor ekonomi menjadi salah satu yang paling terdampak pandemi Covid-19. Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar kondisi finansial masyarakat tidak terpuruk, termasuk menyalurkan bantuan sosial (bansos).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021), pemerintah akan kembali menyalurkan bansos untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp55,21 triliun berupa bantuan tunai yaitu BST, BLT desa, kemudian PKH, juga bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik diteruskan," ujar Jokowi.

"Pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar Rp1,2 juta untuk sekitar satu juta usaha mikro, dan saya sudah memerintahkan kepada para menteri untuk segera menyalurkan bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak," imbuhnya.

Dilansir dari ANTARA melalui KOMPAS.com, Juru Bicara Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi mengatakan, pemerintah akan memberikan bansos untuk kepala keluarga yang positif terpapar Covid-19.

Baca juga: Daftar Bansos Saat PPKM, Kapan Saja Penyalurannya?

"Apabila yang terkena adalah kepala keluarga maka keluarga tersebut akan diberikan bantuan sosial oleh pemerintah untuk meringankan beban mereka," kata Jodi Mahardi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu menyusul rencana pemerintah yang akan meningkatkan tes dan pelacakan Covid-19 di wilayah yang selama ini masih belum optimal pelaksanaannya.

"Sistem testing dan tracing yang masif akan siap dalam waktu dekat. Apabila ditemukan kasus positif dari testing dan tracing di lapangan, mereka akan dibawa ke pusat-pusat isolasi yang sudah dibuat pemerintah," ujar Jodi.

Jodi menjelaskan, ada belasan ribu relawan yang telah bergabung dengan tim bidang perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan pengetesan dan pelacakan itu juga nantinya akan melibatkan Kementerian Kesehatan, Satgas Penanganan Covid-19 BNPB yang didukung TNI serta Polri.

Baca juga: Cek Penerima Bansos Bulan Juli 2021, Klik cekbansos.kemensos.go.id

Halaman:

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.