Kompas.com - 24/07/2021, 07:47 WIB
Para pasien Covid-19 di India yang juga terinfeksi jamur hitam atau Mucormycosis, dirawat di rumah sakit NSCB, Jabalpur, India, pada 20 Mei 2021. AFP PHOTO/UMA SHANKAR MISHRAPara pasien Covid-19 di India yang juga terinfeksi jamur hitam atau Mucormycosis, dirawat di rumah sakit NSCB, Jabalpur, India, pada 20 Mei 2021.

KOMPAS.com - Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, India mengalami lonjakan kasus infeksi jamur hitam dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Kasus infeksi jamur hitam atau mucormycosis di India bahkan mencapai lebih dari 45 ribu dalam waktu dua bulan terakhir ini.

Melansir BBC, Kementerian Kesehatan India telah melaporkan 45.374 infeksi mucormycosis. Laporan tersebut disampaikan pada Selasa (20/7/2021).

Baca juga: 13 dari 1.000 Pasien Covid-19 di Gujarat India Terinfeksi Jamur Hitam

Dua negara bagian yang terkena dampak terburuk yaitu Maharashtra dan Gujarat, dengan 1.785 orang telah meninggal akibat mucormycosis.

"Biasanya, kematian pada mucormycosis terjadi berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah terkena penyakit. Sistem kami saat ini tidak bagus untuk menangkap data itu," kata Dr Raghuraj Hegde, seorang ahli bedah mata yang berbasis di Bangalore.

Lalu apa sebenarnya infeksi jamur hitam yang kini tengah melanda puluhan ribu warga India? Berikut sejumlah fakta mengenai penyakit jamur hitam atau mucormycosis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Penyakit mematikan

Melansir Kompas Health, infeksi jamur hitam disebabkan oleh jamur dari ordo Mucorales. Jamur ordo Mucorales mencakup spesies yang biasanya ditemukan di tanah, debu, vegetasi yang membusuk, dan kotoran hewan.

Infeksi jamur hitam bisa menyebar dengan cepat dari hidung dan sinus ke wajah, rahang, mata, dan otak.

Dinamakan jamur hitam karena infeksinya bisa menyebabkan perubahan warna kulit menjadi menghitam. Hal itu karena jamur menghalangi aliran darah, membunuh jaringan yang terinfeksi, dan jaringan mati atau nekrotik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelam Temukan Harta Karun 53 Koin Emas Kekaisaran Romawi Berusia 1500 Tahun

Penyelam Temukan Harta Karun 53 Koin Emas Kekaisaran Romawi Berusia 1500 Tahun

Tren
Benarkah Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Tahap 1 PPPK Guru Diumumkan 1 Oktober?

Benarkah Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Tahap 1 PPPK Guru Diumumkan 1 Oktober?

Tren
Mulai Oktober Tanpa Aplikasi PeduliLindungi, Apa Saja Syarat Naik Kereta Api dan Pesawat?

Mulai Oktober Tanpa Aplikasi PeduliLindungi, Apa Saja Syarat Naik Kereta Api dan Pesawat?

Tren
Penjelasan Kemenkes soal Kebijakan Tidak Diperlukannya Aplikasi PeduliLindungi untuk Naik KA dan Pesawat Mulai Oktober 2021

Penjelasan Kemenkes soal Kebijakan Tidak Diperlukannya Aplikasi PeduliLindungi untuk Naik KA dan Pesawat Mulai Oktober 2021

Tren
UPDATE Corona 28 September: Pandemi Covid-19 Kurangi Harapan Hidup Terbanyak sejak PD II

UPDATE Corona 28 September: Pandemi Covid-19 Kurangi Harapan Hidup Terbanyak sejak PD II

Tren
Hari Kereta Api Nasional 2021, Perjalanan 76 Tahun Sepur Indonesia

Hari Kereta Api Nasional 2021, Perjalanan 76 Tahun Sepur Indonesia

Tren
Bougenville, Anggrek Bulan, dan Persahabatan PK Ojong-Jakob Oetama

Bougenville, Anggrek Bulan, dan Persahabatan PK Ojong-Jakob Oetama

Tren
Mengapa Beberapa Orang Tetap Kurus meski Selalu Terlihat Makan dengan Rakus?

Mengapa Beberapa Orang Tetap Kurus meski Selalu Terlihat Makan dengan Rakus?

Tren
Syarat dan Prosedur Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Syarat dan Prosedur Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Tren
Daftar 11 Aplikasi yang Bisa Akses PeduliLindungi Mulai Oktober

Daftar 11 Aplikasi yang Bisa Akses PeduliLindungi Mulai Oktober

Tren
Tragedi Kemanusiaan 28 September

Tragedi Kemanusiaan 28 September

Tren
Pendaftaran Program Pejuang Muda Kemensos, Syarat, dan Fasilitasnya

Pendaftaran Program Pejuang Muda Kemensos, Syarat, dan Fasilitasnya

Tren
Apakah Saldo Pelatihan Kartu Prakerja Harus Dihabiskan?

Apakah Saldo Pelatihan Kartu Prakerja Harus Dihabiskan?

Tren
[POPULER TREN] Kebijakan Naik KA dan Pesawat Tanpa Aplikasi PeduliLindungi | Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan Mulai 2022

[POPULER TREN] Kebijakan Naik KA dan Pesawat Tanpa Aplikasi PeduliLindungi | Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan Mulai 2022

Tren
Jangan Lupa, Puncak Hujan Meteor Sextantid Bisa Disaksikan Besok Subuh

Jangan Lupa, Puncak Hujan Meteor Sextantid Bisa Disaksikan Besok Subuh

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.