Haji 2021 Selesai, Tak Ada Masalah Kesehataan Serius pada Jemaah

Kompas.com - 23/07/2021, 16:00 WIB
Para jemaah mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial, pada Sabtu (17/7/2021).  Selama dua tahun berrturut-turut, ibadah haji dibatasi dengan ketat karena virus corona. AP PHOTO/AMR NABILPara jemaah mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial, pada Sabtu (17/7/2021). Selama dua tahun berrturut-turut, ibadah haji dibatasi dengan ketat karena virus corona.

KOMPAS.com - Sebagian besar jemaah haji telah meninggalkan Mekkah pada Kamis (22/7/2021) setelah melakukan tawaf wada di Masjidil Haram.

Pejabat keamanan, haji, dan kesehatan telah mengonfirmasi bahwa semua rencana mereka berhasil serta tidak ada laporan masalah kesehatan serius yang tercatat.

Para jemaah haji sebelumnya melakakukan lempar jumroh di Mina dengan protokol kesehatan ketat, dikutip dari Arab News.

Jemaah haji biasanya menghabiskan tiga hari di Mina untuk Hari Tasyrik.

Namun, boleh tinggal selama dua hari dengan syarat jamaah berangkat sebelum terbenamnya matahari di hari kedua.

Baca juga: Gonta-ganti Istilah PSBB, PPKM Mikro, Darurat, hingga Level 4, Apa Bedanya?

Masalah layanan makanan

Di luar upaya kesehatan dan keamanan haji yang sukses, beberapa jemaah mengaku kecewa dengan kualitas makanan yang tidak sesuai harapan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementerian Haji dan Umrah mengatakan, hasil penyelidikan menemukan adanya layanan makanan di bawah standar di beberapa kamp haji.

Pihaknya menegaskan akan menjatuhkan sanksi berat pada perusahaan yang kedapatan menawarkan layanan kelas dua setelah melakukan penyelidikan berkoordinasi dengan Otoritas Makanan dan Obat-obatan Arab Saudi dan Kota Mekkah.

"Kami juga akan mempertimbangkan untuk mengevaluasi kembali perusahaan-perusahaan swasta ini. Layanan yang memberikan lisensi dari kontraktor ini juga dapat ditarik," kata kementerian itu.

Kementerian menambahkan, layanan yang diberikan oleh perusahaan swasta harus sesuai dengan kualitas otoritas pemerintah.

Baca juga: UPDATE: Bagaimana Situasi Terkini Pelaksanaan Ibadah Haji di Arab Saudi?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.