Jurus Politikus di Era Dunia Maya

Kompas.com - 23/07/2021, 08:46 WIB
Ilustrasi leadership. SHUTTERSTOCK/JirsakIlustrasi leadership.

KATA politik dalam perspektif kepemimpinan senantiasa diartikan banyak makna. Saya selalu teringat kata-kata Warren Bannis terkait kepemimpinan politik:

“Kepemimpinan adalah kapasitas untuk menerjemahkan pandangan menjadi kenyataan."

Celakanya, terkait kapasitas pemimpin untuk mewujudkan hal tersebut, George Orwell menggugat dengan pernyataan:

“Bahasa politik dirancang untuk membuat kebohongan terasa jujur dan pembunuhan dihormati.“

Harap mahfum

Setiap periode zaman, terdapat kecenderungan para politikus mengolah jurus-jurus komunikasi politik agar bisa membuat kebohongan terasa jujur, terlebih ketika kapasitas mewujudkan cita-cita politik menjadi kenyataan tidak cukup ataupun tidak tercapai, atau memerlukan periode panjang dipenuhi masalah dan kritik yang menurunkan citra dan kepopuleran.

Di era digital atau dunia maya jurus serba maya alias cita-cita politik hanya hidup di media bukan di kenyataan terasa tumbuh subur.

Saya mencoba menuliskan jurus-jurus para politikus untuk menjaga kekuasan dan kepopuleran meski tanpa kapasitas mewujudkan kenyataan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jurus opera sabun

Jurus pertama adalah opera sabun. Dengan jurus ini politikus piawai membangun konflik alias pameran perhatian penuh konflik drama yang menjadi pusat perhatian warga agar teralihkan perhatiannya dari persoalan penting bangsa yang tidak terpecahkan atau pun dipecahkan lewat cara kebohongan.

Konflik konflik yang menjadi pengalih perhatian tersebut layaknya opera sabun, dibuat dalam
siklus berputar, hadir tiba-tiba, vulgar dengan tokoh-tokoh pelaku yang stereotip mampu membangun pameran perhatian.

Semua itu ditampilkan di media sosial dengam efektif didukung buzzer serta jurus hoaks.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.