Kompas.com - 21/07/2021, 20:52 WIB
Satgas Oksigen Jabar saat mengirim tabung oksigen ke kabupaten atau kota di Jabar. DOK. Humas Pemprov JabarSatgas Oksigen Jabar saat mengirim tabung oksigen ke kabupaten atau kota di Jabar.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 menjadi isu dan permasalahan global, terlebih karena sebagian besar negara di dunia mengalaminya.

Solidaritas antar negara kerap kali terlihat saling menguatkan dengan mengirimkan bantuan dalam berbagai hal demi mendukung penanganan pandemi di negara lain yang kondisinya lebih terpuruk.

Indonesia termasuk dalam negara-negara itu.

Baca juga: Aturan Perjalanan dengan Moda Transportasi Darat, Laut, dan Udara Saat PPKM Level 4

Di saat infeksi di dalam negeri diklaim masih terbilang aman, Indonesia proaktif dengan mengirimkan bantuan kepada negara lain yang lebih membutuhkan.

Misalnya Indonesia pernah mengirimkan masker untuk China pada awal 2020, atau ribuan tabung oksigen untuk India saat negara itu dilanda krisis akibat serangan gelombang kedua Covid-19 beberapa bulan yang lalu.

Kini, saat Indonesia terpuruk dalam pandemi yang semakin mengganas akibat kehadiran varian Delta, negara-negara internasional juga melakukan hal yang sama, mengirimkan beragan bantuan demi mendukung penanganan pandemi di Indonesia.

Baca juga: Bukan Lagi PPKM Darurat, Pemerintah Pakai Istilah PPKM Level 4, Ini Penjelasan Mendagri

Berikut 5 negara yang mengirim bantuan untuk Indonesia:

1. India

Setelah sempat dibantu oleh Indonesia dengan 3.400 tabung oksigen di saat India dilanda puncak gelombang kedua Covid-19 Mei lalu, negara itu kini "membalas budi".

India mengirimkan sejumlah bantuan medis menggunakan kapal angkatan lautnya untuk membantu penanganan pandemi di Tanah Air.

Mengutip India Times (20/7/2021), bantuan itu berupa 300 oksigen konsentrator dan 100 metrik ton oksigen medis cair.

Baca juga: Saat Puluhan Jenazah Diduga Pasien Covid-19 Dibuang di Sungai Gangga...

Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar menyatakan sejak Senin (19/7/2021) kapal angkatan laut mereka, INS Airawat sedang dalam perjalanan ke Tanjung Priok membawa bantuan medis tersebut.

"India beridi bersama sahabatnya dalam perang melawan Covid," ujar Jaishankar.

Namun, kapal itu dilaporkan akan terlambat tiba di tujuannya, dan informasi lebih lanjut akan terus diperbarui oleh Menlu India, salah satunya melalui akun Twitter @DrSJaishankar.

Baca juga: Mengenal Apa Itu PPKM Darurat dan Bedanya dengan PPKM Mikro

2. Amerika Serikat

Selain China, AS juga memutuskan untuk membantu Indonesia dengan mengirimkan 4 juta dosis vaksin Moderna yang mereka miliki.

Jumlah dosis yang diberikan kepada Indonesia ini termasuk yang terbesar yang pernah dilakukan AS untuk negara lain.

Merujuk pemberitaan Kompas.com (4/7/2021), pengiriman ini dilakukan melalui Covax.

Selain vaksin, AS juga menawarkan dukungan berkelanjutan dan keterlibatan aktif dalam rangka penanganan Covid-19 yang kasusnya tengah memuncak di Indonesia.

Baca juga: 3 Juta Vaksin Moderna Tiba di Indonesia, Ditujukan untuk Siapa?

3. Australia

Salah satu negara yang dianggap berhasil mengendalikan pandemi Covid-19, Australia, telah mengirimkan sejumlah bantuan kepada Indonesia untuk menangani peningkatan kasus infeksi virus corona yang sebabkan lonjakan kebutuhan akan peralatan medis.

Melansir ABC (7/7/2021), selain berjanji akan mengirimkan 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca tahun ini, Australia juga mengirimkan 1.000 unit ventilator, 700 oksigen konsentrator, 170 tabung oksigen, dan 40.000 alat tes Covid-19.

Selain itu, Australia juga mengatakan akan memperluas kapasitas tes cepat di Indonesia, mempertahankan layanan kesehatan yang ada, dan membantu fasilitas medis darurat di negara tetangganya itu, meski tidak dirincikan  secara detail.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne telah berbincang dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi terkait dengan kondisi yang tengah terjadi di Indonesia dan bantuan apa yang bisa ditawarkan Australia.

Baca juga: Saat Australia Mencoba Alternatif Pelacakan Virus Corona Melalui Selokan...

4. Singapura

Tak ketinggalan, negara tetangga Singapura juga telah mengirimkan bantuan kepada Indonesia dalam rangka penanganan kondisi krisis akibat gelombang kedua Covid-19 di Indonesia.

Berdasarkan pemberitaan The Straits Times (10/7/2021), dua pesawat angkatan udara Singapura telah mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dengan membawa penuh muatan berupa beragam peralatan medis.

Peralatan medis itu misalnya ventilator, masker, sarung tangan, dan hazmat pada 9 Juli lalu.

Setibanya di Jakarta, bantuan diserahkan oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar kepada pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia, Sigit Widiyanto.

Tak berhenti di sana, bantuan lain berupa tabung oksigen juga dikirimkan oleh Singapura melalui jalur laut, karena tidak memungkinkan untuk diangkut melalui pesawat udara.

Baca juga: Cara Cek Sertifikat Vaksin Covid-19

5. China

Terakhir adalah China.

Kondisinya kini yang sudah cenderung terkendali membuat China lebih leluasa untuk mengirimkan berbagai bantuan untuk penanganan pandemi di negara lain.

Kepada Indonesia, China memberi bantuan total senilai 7,8 juta dollar AS dalam bentuk vaksin dan bantuan medis lain dan diterima oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan pada 15 Juli 2021.

Terpisah, Pemerintah Provinsi Fujian juga akan memberikan dengan total senilai 465.000 dollar AS.

Hal itu sebagaimana dilaporkan dalam Kompas.com (15/7/2021).

Baca juga: Daftar Bantuan dari Pemerintah Selama PPKM dan Cara Mengeceknya

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: PPKM Level 4, Istilah Baru Pengganti PPKM Darurat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.