Hari Ini dalam Sejarah: Kim Jong Un Diberi Gelar Tertinggi dalam Militer Korea Utara

Kompas.com - 18/07/2021, 09:45 WIB
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, berfoto bersama dengan para jenderalnya, dalam acara penganugerahan pistol untuk memperingati 67 tahun gencatan senjata Perang Korea, pada 27 Juli 2020. KCNA via REUTERSPemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, berfoto bersama dengan para jenderalnya, dalam acara penganugerahan pistol untuk memperingati 67 tahun gencatan senjata Perang Korea, pada 27 Juli 2020.

KOMPAS.com - Hari ini 9 tahun lalu, tepatnya 18 Juli 2012, Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, diberi gelar tertinggi dalam dunia militer dengan pangkat marsekal.

Pada hari itu, Kim Jong Un resmi menjadi pemimpin tertinggi untuk 1,2 juta tentara Korea Utara.

"Sebuah keputusan telah dibuat untuk memberikan gelar Marsekal DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea) kepada Kim Jong-un, panglima tertinggi Tentara Rakyat Korea," demikian pernyataan agensi berita Pemerintah Korea Utara, KCNA, dilansir dari BBC, 18 Juli 2012.

Keputusan itu dibuat bersama oleh Komite Pusat dan Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea, Komisi Pertahanan Nasional DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea) dan Presidium Majelis Rakyat Tertinggi DPR Korut.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Gempa dan Tsunami Pangandaran, 668 Tewas

Mengutip DW, 18 Juli 2012, sebelumnya Kim Jong-un memecat kepala militer  Ri Yong-ho dengan alasan kesehatan dan mempromosikan seorang jenderal yang kurang dikenal, Hyon Yong Choi, menjadi wakil marsekal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan Hyon dianugerahi gelar wakil marsekal, Jong-Un tampaknya membutuhkan pangkat militer baru yang lebih tinggi sebagai panglima tertinggi militer," kata Cheong Seong Chang, analis dari Sejong Institute, Korea Selatan.

Gelar ini menjadikan Jong-un sebagai orang dengan kekuatan tertinggi di Korea Utara, baik dalam pemerintahan maupun militer.

Gelar ini melengkapi kendalinya atas Korea Utara. 

Semua ini didapatkan Kom Jong Un pada usianya yang terbilang masih muda, 29 tahun.

Di Korea Utara, militer tidak hanya memainkan peran utama dalam kehidupan politik negara, tetapi juga dalam pengambilan keputusan di bidang ekonomi.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Kecelakaan Pesawat Menewaskan Anak Presiden AS

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.