Kompas.com - 17/07/2021, 10:32 WIB

KOMPAS.com - Sate sepertinya menjadi salah satu kuliner Indonesia yang disukai berbagai kalangan. Tak sulit menemukannya, sebab penjualnya sangat mudah dijumpai di pinggir jalan.

Selama ini, masyarakat mungkin hanya tahu beberapa jenis sate, baik yang dibedakan berdasarkan wilayah asalnya maupun yang penyebutannya didasari bahan yang digunakan.

Akan tetapi, tak banyak yang tahu bahwa Indonesia memiliki lebih banyak jenis sate daripada yang dikira sebelumnya.

Dilansir dari laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), pakar kuliner, Murdijati Gardjito mengungkapkan, terdapat 252 jenis sate yang bisa ditemukan di Tanah Air.

Jumlah tersebut terbagi menjadi 175 ragam sate yang bisa ditelusuri asal-usulnya, sedangkan 77 jenis sate lainnya masih belum diketahui asal-usulnya.

Baca juga: Mengejutkan, Indonesia Ternyata Memiliki 252 Jenis Sate

Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan UGM ini mengatakan, 175 sate yang diketahui asal-usulnya itu bisa dijumpai di hampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali Lampung dan Mandar yang tidak memiliki makanan tradisional berupa sate.

Dia mencatat, Yogyakarta menjadi wilayah di Indonesia yang paling banyak memiliki jenis sate. Daerah istimewa tersebut memiliki 21 ragam sate.

Posisi selanjutnya ditempati Semarang dengan 12 jenis sate, disusul Bali dan Pekalongan yang sama-sama mempunyai 11 ragam sate.

Dari ratusan jenis sate itu, daging sapi menjadi bahan yang paling banyak digunakan (48,05 persen), daging ayam (37,66 persen), kemudian daging kambing (20,77 persen).

Sementara untuk bumbunya, Murdijati menambahkan, bawang putih, bawang merah, ketumbar, dan gula kelapa menjadi yang paling banyak digunakan.

Baca juga: Resep Sate Kambing Bumbu Kacang, Sajian Khas Idul Adha

Sedangkan kacang tanah berada memiliki persentase sebesar 11,51 persen sebagai bahan dasar untuk pembuatan saus atau kuah sate.

Selanjutnya disusul bawang merah (10,32 persen), bawang putih (9,52 persen), dan kecap manis sebesar (8,73 persen).

Meski begitu, menurut Murdijati, masyarakat lebih banyak memilih irisan bawang merah, cabai rawit merah, tomat, kecap manis, serta bawang goreng sebagai pelengkap makan sate.

"Dari ragam serta sebarannya yang luas, sate pun pantas menjadi salah satu produk kuliner yang merepresentasikan hidangan Indonesia," ujar Murdijati.

Selain sate, Indonesia juga memiliki kuliner lain yang ternyata mempunyai banyak ragam, yaitu nasi goreng.

Baca juga: Mengulik Sejarah Lahirnya Sate di Indonesia

Setidaknya ada 104 jenis nasi goreng yang ada di Indonesia. 36 jenis di antaranya dapat ditelusuri asal-usulnya, sedangkan 59 lainnya merupakan resep pengembangan.

20 jenis nasi goreng banyak ditemukan di Pulau Jawa. Penyebarannya meliputi daerah kuliner Sunda, Betawi, Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Jawa Timur bagian Utara, dan Jawa Timur bagian Selatan.

Hal itu membuktikan, sate dan nasi goreng adalah makanan yang dapat diterima oleh masyarakat luas di Indonesia.

Sumber: KOMPAS.com (Kontributor Sains, Monika Novena/Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.