Kompas.com - 16/07/2021, 10:30 WIB
Ratusan jemaah mengelilingi Kabah di Masjid al-Haram, dengan tetap menjaga jarak untuk melindungi diri mereka dari virus corona jelang ziarah haji di kota suci Muslim Mekah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli 2020.  Biaya haji AP PhotoRatusan jemaah mengelilingi Kabah di Masjid al-Haram, dengan tetap menjaga jarak untuk melindungi diri mereka dari virus corona jelang ziarah haji di kota suci Muslim Mekah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli 2020. Biaya haji

KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menghentikan penerbitan izin shalat di Masjidil Haram mulai Jumat (16/7/2021) sebagai persiapan untuk menerima jemaah haji.

Izin shalat akan dikeluarkan kembali mulai 24 Juli 2021, mengutip Arab News.

Akibat pandemi Covid-19, haji tahun ini dibatasi untuk 60.000 jemaah yang semuanya berasal dari dalam Arab Saudi, baik warga setempat maupun ekspatriat.

Baca juga: Kiswah Kain Penutup Kabah Mulai Digulung, Tandai Permulaan Haji 2021

Bimbingan haji 135 ulama

Sebelumnya pada 2020, haji hanya diikuti 1.000 peziarah yang diizinkan karena dunia dilanda ketidakpastian saat pandemi pertama kali melanda.

Sementara itu, Kementerian Urusan Islam telah menugaskan 135 ulama dan imam untuk memberikan bimbingan kepada jemaah selama haji mendatang.

Mereka nantinya akan menjawab semua pertanyaan terkait haji.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk menyediakan semua layanan bagi para peziarah agar bisa beribadah dengan mudah dan tenang," kata rilis kementerian.

Saluran telepon juga telah disiapkan untuk memberikan tanggapan otomatis terhadap pertanyaan jemaah haji dalam 10 bahasa: Arab, Inggris, Perancis, Turki, Hindi, Urdu, Hausa, Indonesia, Bengali, dan Amharik.

Cuaca Arab Saudi

Pusat Meteorologi Nasional memprediksi cuaca sangat panas pada musim haji tahun ini, dengan suhu diperkirakan mencapai 45 derajat Celcius di daerah Mashaer.

Kepala Pusat Meterologi Nasional Ayman Ghulam juga memperingatkan adanya potensi angin yang dapat menyebabkan badai pasir dan debu.

Ia tidak mengesampingkan kemungkinan hujan di tempat-tempat suci di Mekkah, seperti Gunung Arafat, Muzdalifah dan Mina, terutama di sore hari.

Pihaknya siap memantau dan menindaklanjuti kondisi dan fenomena cuaca terbaru di semua tempat suci dan berkoordinasi sepanjang waktu dengan otoritas terkait.

Baca juga: Arab Saudi Evakuasi Satu Warganya yang Terinfeksi Covid-19 di Indonesia

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.