Satgas: Ketua RT/RW Bantu Pasien Covid-19, Jangan Ada yang Dikucilkan

Kompas.com - 14/07/2021, 11:43 WIB
Warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di Posko Covid-19 Desa setempat, Rabu (27/5/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍWarga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di Posko Covid-19 Desa setempat, Rabu (27/5/2020).

KOMPAS.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, tidak semua kasus Covid-19 harus dibawa ke rumah sakit atau fasilitas layanan kesehatan.

"Tidak semua kasus Covid-19 membutuhkan perawatan di rumah sakit," kata Wiku dalam pernyataan pers harian PPKM Darurat di kanal YouTube BNPB, Selasa (13/7/2021).

Hal tersebut dia sampaikan, mengingat saat ini kondisi rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang sudah over kapasitas.

Wiku mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan masyarakat apabila mengalami gejala Covid-19 adalah segera melapor ke Ketua RT/RW setempat.

"Jika mengalami gejala Covid-19 segera minta bantuan tetangga atau RT/RW setempat untuk melaporkan ke Puskesmas agar dapat segera dilakukan testing dan tracing," kata Wiku.

Baca juga: Naik Tajam, Berikut Update Daftar 129 Zona Merah Covid-19 di Indonesia

RT dan RW harus sigap

Wiku mengatakan, masyarakat yang menjalani isolasi mandiri di rumah karena bergejala Covid-19 dapat menyiapkan termometer dan oximeter untuk memantau suhu tubuh dan saturasi oksigen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apabila mengalami perburukan, segera laporkan agar dapat dirujuk ke tempat isolasi terpusat atau ke rumah sakit," ujar Wiku.

Menurut Wiku, perangkat RT/RW memiliki peran besar sebagai lapisan pertolongan pertama pada kasus positif Covid-19 di wilayah masing-masing.

Oleh karena itu, dia menggarisbawahi pentingnya pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di setiap Desa/Kelurahan, agar setiap kasus dapat terkoordinir dan tertolong sedini mungkin.

"Untuk Ketua RT/RW di seluruh wilayah Indonesia harus selalu siap sedia dan gerak cepat dalam mengkoordinir perangkat wilayah masing-masing untuk menolong pasien positif Covid-19 di wilayahnya," kata Wiku.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.