Aturan Malam Takbiran, Shalat dan Pemotongan Kurban Idul Adha Saat PPKM Darurat

Kompas.com - 11/07/2021, 17:15 WIB
Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School dan Fatih Bilingual School dalam Idul Adha 2020 membagikan sebanyak 21 ekor sapi dan 2 ekor kambing hewan kurban kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 (31/7/2020). DOK. FATIH SCHOOL ACEHTeuku Nyak Arif Fatih Bilingual School dan Fatih Bilingual School dalam Idul Adha 2020 membagikan sebanyak 21 ekor sapi dan 2 ekor kambing hewan kurban kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 (31/7/2020).


KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1442 H, Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan surat edaran pelakasanaan shalat dan kurban ditengah pandemi Covid-19.

Dalam surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 tahun 2021, Menteri Agama Yaqud Cholil Qoumas meniadakan shalat Idul Adha 10 Zulhijjah 1442 H/2021 M di tempat ibadah atau lapangan, malam takbiran, dan petunjuk teknis pelaksanan kurban.

Peniadaan ibadah di rumah ibadah ini untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, terutama wilayah yang menerapkan PPKM Darurat.

Berikut ini aturan lengkap Penyelenggaraan shalat Idul Adha dan teknis penyembelihan kurban.

1. Aturan malam takbiran

Pelaksanaan malam takbiran di masjid atau mushala, takbir keliling dengan arak-arakan jalan kaki atau kendaraan ditiadakan.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, MUI Imbau Umat Islam Tidak Lakukan Takbir Keliling Jelang Idul Adha

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Aturan shalat Idul Adha

  • Meniadakan pelaksanaan shalat Idul Adha di lapangan terbuka atau dan masjid/mushala yang dilaksanakan oleh masyrakat, instansi pemerintah atau swasta.
  • Aturan ditiadakannya takbiran dan shalat Idul Adha tersebut berlaku di kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM Darurat level asesmen 3 dan 4 mencakup Jawa dan Bali.

3. Aturan penyembelihan kurban

Kemenag meminta agar penyembelihan dilakukan selama tiga hari 11-13 Dzulhijjah agar tidak terjadinya kerumunan di lokasi.

Penyembelihan hewan kurban dilaksanan dengan syariat Islam, dan memilih kriteria hewan yang akan disembelih.

Sementara pemotongan hewan kurban dilakukan secara khusus di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-P).

Penerapan protokol kesehatan dan kebersihan petugas dan pihak yang berkurban:

  • Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh petugas dan pihak yang berkurban di setiap pintu atau jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu tubuh.
  • Petugas yang menangani penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.
  • Baca juga: MUI Terbitkan Pedoman Ibadah Idul Adha dan Kurban Saat PPKM Darurat
  • Setiap petugas yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan.
  • Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para petugas agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
  • Petugas menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk, bersin atau meludah.
  • Petugas yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri atau mandi sebelum bertemu anggota keluarga.
  • Pelaksanaan penyembelihan dan prosedur hingga pendistribusian daging kurban untuk warga, wajib menerapkan protokol kesehatan.
  • Panitia harus memperhatikan protokol kesehatan seperti penggunaan alat tidak boleh secara bergantian, kegiatan pemotongan hewan kurban hanya boleh dilakukan oleh panitia pemotongan hewan kurban dan disaksikan oleh orang yang berkurban.
  • Sementara pendistribusian daging kurban dilakukan langsung oleh panitia kepada warga di ternpat tinggal masing-masing dengan meminimalkan kontak fisik satu sama lain.

Baca juga: Panduan Lengkap Shalat Hari Raya Idul Adha dan Kurban Saat PPKM Darurat


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.