Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Terapi Sederhana untuk Pulihkan Anosmia akibat Covid-19

Kompas.com - 07/07/2021, 20:29 WIB
Luthfia Ayu Azanella,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Covid-19 sebagai penyakit baru, datang dengan beragam jenis gejala yang pada setiap orang bisa saja tidak sama.

Salah satu gejala yang banyak dilaporkan adalah gangguan pada kemampuan indra penciuman, tidak hanya berkurang, tak sedikit juga yang benar-benar kehilangan kemampuannya untuk membaui segala hal atau disebut sebagai anosmia.

Mengutip laman National Health Service (NHS), anosmia sesungguhnya bisa membaik dalam beberapa waktu, ada yang dalam hitungan minggu, ada juga yang membutuhkan waktu hingga beberapa bulan.

Anosmia memang salah satunya menjadi gejala Covid-19, namun bisa juga disebabkan oleh alasan lain, isalnya flu, adanya infeksi sinus, alergi, polip hidung, dan sebagai.

Baca juga: Apa Itu Anosmia, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagaimana cara menyembuhkannya?

1. Membilas hidung

Ada beberapa cara yang diajarkan. Pertama adalah membilas bagian dalam hidung menggunakan larutan air asin. 

Cara ini akan efektif jika penyebab anosmia adalah infeksi atau alergi.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  • rebus 1 liter air, biarkan hingga dingin;
  • campurkan 1sdt garam dan 1sdt soda kue ke dalam air;
  • cuci bersih tangan Anda;
  • berdirilah di atas wastafel, di kamar mandi, atau tempat lain;
  • tuangkan ssedikit larutan tadi ke telapak tangan;
  • hidup sebagian larutan ke 1 lubang hidung dan biarkan keluar kembali, untuk memudahkan maka Anda bisa menutup satu lubang hidung yang lain dengan jari;
  • ulangi langkah-langkah di atas untuk mengetahui apakah bekerja efektif pada Anda atau tidak.

Baca juga: Waspadai Gejala Baru Covid-19, Mirip Flu Musiman

Untuk diketahui, tidak semua larutan yang Anda buat tadi harus habis dalam sekali terapi. Jumlah air 1 liter hanya untuk memudahkan hitungan atau takaran saja.

Jika Anda ingin melakukannya esok hari, buatlah larutan yang baru, tidak disarankan menggunakan larutan sisa kemarin.

Atau, jika Anda tidak memiliki waktu untuk membuat larutan ini, Anda bisa pergi ke apotek dan membeli produk untuk membuat larutan air asin di rumah, juga alat untuk membantu membilas hidung.

Baca juga: Beda Varian Delta dengan Delta Plus, Ini Penjelasan WHO

2. Terapi dengan bau-bauan

Cara kedua adalah dengan melatih indra penciuman Anda menggunakan sejumlah bau-bauan yang menyengat.

Berdasarkan informasi di laman badan amal terdaftar di Inggris untuk anosmia dan gangguan penciuman, Abscent, bau-bauan esensial yang direkomendasikan adalah terdiri dari 4 jenis: mawar, lemon, cengkeh, dan kayu putih.

Namun, bisa juga jika Anda ingin menggunakan bau-bauan lain sesuai dengan preferensi.

Baca juga: Ramai soal Minum Minyak Kayu Putih Atasi Gejala Covid-19, Ini Kata Dokter

Sebelum memulai terapi ini, ada baiknya Anda mencatat kemampuan indra penciuman Anda saat ini, dan terus mencatatnya jika terjadi perkembangan tertentu, sehingga setelah beberapa waktu melakukan terapi ini, Anda dapat mengetahui progres apa saja yang sudah Anda alami.

Setelah Anda memiliki 4 bau-bauan menyengat yang dibutuhkan, maka terapi siap dimulai. Ikuti langkah berikut:

  • duduk di tempat yang tenang
  • buka botol wewangian yang Anda siapkan, letakkan di dekat hidung;
  • hirup secara lembut selama 20 detik untuk masing-masing bau;
  • konsentrasi penuh akan apa yang Anda lakukan. Jika bau lemon yang tengah Anda hirup, fokuslah pada lemon, bagaimana bau dan rasa lemon yang Anda kenal sebelumnya, fokus;
  • beri jeda beberapa tarikan napas, lanjutkan pada bau-bauan selanjutnya.

Namun, Abscent menekankan terapi ini membutuhkan waktu yang cukup panjang dan bukan pengobatan instan yang hasilnya akan langsung nampak dalam sekali percobaan.

Baca juga: Berkaca dari Temuan Kasus Covid-19 pada Siswa SMK di Jateng, Apa Itu Anosmia?

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Apa Itu Anosmia?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com