Beredar Pesan Jangan ke RS kalau Batuk karena Bisa "Di-Covid-kan", Ini Tanggapan Perhimpunan RS Seluruh Indonesia

Kompas.com - 03/07/2021, 14:55 WIB
Tangkapan layar unggahan yang menyebutkan jika masyarakat mengalami batuk, pilek, hingga meriang, tak perlu terburu-buru ke rumah sakit karena nanti akan di-Covid-kan. FACEBOOKTangkapan layar unggahan yang menyebutkan jika masyarakat mengalami batuk, pilek, hingga meriang, tak perlu terburu-buru ke rumah sakit karena nanti akan di-Covid-kan.

KOMPAS.com - Di media sosial beredar pesan yang menyebutkan agar tak usah terburu-buru ke rumah sakit jika batuk, pilek, atau meriang.

Alasannya, jika ke rumah sakit, akan divonis positif Covid-19

Narasi itu dibagikan sebuah akun di grup Facebook Info Wonogiri, Kamis (1/7/2021).

Berikut isi pesan tersebut:

"Monggo bisa disebarluaskan kepada keluarga, sedulur, konco dan siapa saja..berhubung sekarang masuk panca roba (mongso sepuluh), ketika ada gejala pada tubuh seperti batuk, pilek, meriang, panas, hilangnya indera penciuman dan perasa dll..jangan terburu-buru kerumah sakit..Karena ketika diperiksa pasti akan divonis reaktif bahkan positif covid..Sehingga saat divonis pasti kondisi mental jadi down, sehingga kondisi imun tambah melemah.. Yang seharusnya bukan covid karena ter sugesti dan takut jadinya di bilang covid. Hati2...," demikian narasi yang dibagikan akun itu.

Baca juga: Ramai soal Harga Tes Antigen dan PCR Murah, Ini yang Perlu Diwaspadai

Bagaimana tanggapan dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi)?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada kriterianya, tidak asal Covid...

Kepala Humas Persi, Anjari Umarjianto, membantah tudingan yang menyebutkan bahwa rumah sakit seenaknya menentukan pasien positif Covid-19.

Ia menegaskan, dalam menentukan apakah pasien terkonfirmasi Covid-19 atau tidak, ada sejumlah kriteria yang harus terpenuhi.

"Kan ada pemeriksaan lab-nya, ada pemeriksaan klinisnya, baru kemudian seseorang itu bisa ditentukan bahwa dia terinfeksi Covid-19 atau tidak, jadi tidak asal begitu saja. Semua dengan standar kriteria," kata Anjari kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (2/7/2021).

Anjari tak habis pikir mengapa masih ada segelintir orang yang berpikir demikian.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.