Kompas.com - 02/07/2021, 15:45 WIB
Calon penumpang melakukan tes Antigen atau GeNose di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021). Per 1 Mei 2021, tercatat sudah ada lebih dari 6.000 calon penumpang yang akan diberangkatkan dengan keberangkatan didominasi oleh penumpang ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur khususnya Malang dan Surabaya. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGCalon penumpang melakukan tes Antigen atau GeNose di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021). Per 1 Mei 2021, tercatat sudah ada lebih dari 6.000 calon penumpang yang akan diberangkatkan dengan keberangkatan didominasi oleh penumpang ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur khususnya Malang dan Surabaya.

KOMPAS.com - GeNose kini tak masuk dalam aturan PPKM Darurat sebagai syarat pelaku perjalanan.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021.

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan kasus infeksi Covid-19 di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Jawa dan Bali.

Dalam aturan PPKM, setiap pelaku perjalanan jarak jauh wajib menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama dan hasil negatif tes Covid-19 dari PCR untuk pesawat serta antigen untuk transportasi lainnya.

GeNose tak ada dalam aturan perjalanan.

Baca juga: PPKM Darurat Jawa-Bali, Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19 Saat Naik Pesawat, KA, dan Bus

Sebelumnya, GeNose masih direkomendasikan oleh pemerintah sebagai syarat melakukan perjalanan jarak jauh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa alasan pemerintah tak lagi memasukkan GeNose sebagai syarat bagi pelaku perjalanan?

Penjelasan Satgas Covid-19

Saat dikonfirmasi, Koordinator Tim Pakar yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk bersabar menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah mengenai kebijakan pelaku perjalanan.

"Terkait revisi kebijakan pelaku perjalanan mohon menunggu rilis resminya," kata Wiku saat dihubungi Kompas.com, Jumat (2/7/2021) siang.

"Pada prinsipnya perubahan kebijakan yang ada dilakukan berdasarkan hasil monev (monitoring dan evaluasi) di lapangan," lanjut dia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.