Hari Ini dalam Sejarah: Pesawat Hercules C-130 Jatuh di Medan, 113 Penumpang Meninggal

Kompas.com - 30/06/2021, 09:30 WIB
Petugas gabungan melakukan proses pencarian korban penumpang pesawat Hercules C-130 milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015). Pesawat jatuh pada pukul 12.08 WIB, dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo saat hendak menuju Tanjung Pinang. TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJIPetugas gabungan melakukan proses pencarian korban penumpang pesawat Hercules C-130 milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015). Pesawat jatuh pada pukul 12.08 WIB, dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo saat hendak menuju Tanjung Pinang.

KOMPAS.com - Hari ini 6 tahun lalu, tepatnya pada 30 Juni 2015, sebuah pesawat angkut Hercules C-130 milik TNI AU jatuh di Medan, Sumatera Utara, sekitar pukul 11.50 waktu setempat.

Pesawat dengan nomor lambung A-1310 itu jatuh menimpa permukiman warga di Jalan Jamin Ginting.

Mengutip Harian Kompas, 30 Juni 2015, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna mengatakan, pesawat Hercules yang jatuh di Jalan Jamin Ginting Medan pada Selasa membawa 101 penumpang.

Baca juga: Ramai Inspeksi Boeing 737, Mengapa Pesawat Bisa Mengalami Keretakan?

Jumlah itu belum termasuk 12 kru pesawat.

Menurut KSAU, ada beberapa penumpang yang memiliki tujuan ke Tanjung Pinang di Provinsi Kepulauan Riau dan Pontianak di Provinsi Kalimantan Barat.

Pesawat produksi tahun 1964 itu dipiloti Kapten (Pnb) Sandy Permana yang melakukan lepas landas dari Lapangan Udara Suwondo, Medan, pukul 11.48, menuju Lanud Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Viral, Video Penumpang Garuda Indonesia Protes soal Tiket Pesawat yang Tidak Bisa Digunakan

Korban tertimbun bebatuan

Pesawat Hercules C-130HS, A-1334 milik TNI AU yang jatuh di Wamena, Minggu (18/12/2016)HANDOUT Pesawat Hercules C-130HS, A-1334 milik TNI AU yang jatuh di Wamena, Minggu (18/12/2016)

Evakuasi berjalan agak lamban lantaran banyak korban tertimbun bebatuan dari bangunan yang runtuh tertimpa pesawat.

TNI juga fokus pada pencarian senjata yang ikut tertimbun dalam kecelakaan tersebut.

Masih dari Harian Kompas, 1 Juli 2015, penumpang yang ikut dalam penerbangan itu umumnya prajurit TNI dan keluarga TNI yang hendak ke Ranai, Natuna.

Baca juga: Soal Penyelundupan Harley dan Brompton di Garuda, Mengapa Orang Malas Bayar Pajak?

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.