95 Persen Peserta Prakerja Gunakan Insentif untuk Kebutuhan Pangan

Kompas.com - 29/06/2021, 11:30 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Pemprov Jawa Timur membuka 56 posko yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam mendaftar program Kartu Prakerja. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj. ANTARA FOTO/Moch AsimPetugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Pemprov Jawa Timur membuka 56 posko yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam mendaftar program Kartu Prakerja. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.

KOMPAS.com - Insentif dari program Kartu Prakerja paling banyak digunakan untuk membeli bahan makanan.

Dari hasil survei Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu PraKerja, 95 persen peserta survei menggunakan insentifnya untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Survey juga menunjukkan 74 persen insentif digunakan untuk keperluan listrik dan air, 70 persen untuk modal usaha, 64 persen untuk bensin/solar, dan 61 persen untuk membeli pulsa/paket internet.

Baca juga: Penjelasan BPOM soal Uji Klinis Ivermectin untuk Obat Covid-19

65,60 juta pendaftar

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menjelaskan, selama 17 gelombang pembukaan program, terdapat 65,60 juta pendaftar teregistrasi di situs prakerja.go.id.

Dari hasil seleksi, sebanyak 8,28 juta orang yang dinyatakan sebagai penerima efektif penerima program ini.

"Dana insentif Prakerja pada 2020 telah kami salurkan sebesar Rp13,36 triliun, sementara pada semester pertama 2021 sejumlah Rp5,77 triliun,” kata Denni dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (28/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dana insentif penerima pelatihan Kartu Prakerja sebesar Rp3.400.000 yang terbagi dalam saldo pelatihan sebesar Rp1 juta dan insentif bulanan selama 4 bulan sebesar Rp 2,4 juta.

Selain itu, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan juga bisa mendapat dana tambahan sebesar Rp150 ribu dari pengisian kuesioner atau survei di laman Prakerja.

Insentif untuk kebutuhan sehari-hari

Terkait dana insentif Kartu Prakerja, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan hal itu menjadi motivasi hampir separuh penerima program, yakni 45 persen di antara peserta yang ada.

Baca juga: Polisi Memburu Penonton yang Memicu Kecelakaan Besar di Tour de France

Denni pun menyebut tidak ada yang salah dengan kenyataan itu, karena memang di tengah masa pandemi Covid-19 ketersediaan dana untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari menjadi lebih sulit.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.