Kompas.com - 26/06/2021, 11:30 WIB
Ilustrasi varian virus corona, nama varian virus corona. WHO menetapkan nama baru varian virus corona menggunakan alfabet Yunani. Di mulai dari varian Alpha, Beta, Delta, Gamma, dan lain sebagainya. SHUTTERSTOCK/LightspringIlustrasi varian virus corona, nama varian virus corona. WHO menetapkan nama baru varian virus corona menggunakan alfabet Yunani. Di mulai dari varian Alpha, Beta, Delta, Gamma, dan lain sebagainya.

KOMPAS.com - Para ahli mengkhawatirkan penularan virus corona varian delta yang makin "pintar".

Mengutip NBC News, Sabtu (26/6/2021), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan varian Delta sebagai jenis virus corona tercepat dan terkuat yang diidentifikasi sejauh ini.

Dia memperingatkan bahwa virus itu sekarang menyebar di setidaknya 85 negara.

Varian Delta 40 persen lebih menular dibanding varian Alpha. Satu orang yang terinfeksi varian Delta dapat menularkan virus yang sama ke 7-8 orang lainnya.

Diberitakan ABC, 22 Juni 2021, rekaman CCTV menangkap dua orang yang sedang berbelanja di shopping center Westfield Bondi Junction Australia berpapasan dan keduanya sekarang terinfeksi Covid-19.

Itu adalah pertemuan sekilas yang mengerikan antara dua orang yang membuat otoritas kesehatan di NSW khawatir, karena penularan dicurigai hanya terjadi dengan berpapasan.

Baca juga: Kenali Perbedaan Gejala Umum Covid-19 dengan Varian Delta, Apa Saja?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tertular meski minim kontak

Chief Health Officer Negara Bagian, Dr Kerry Chant, mencurigai dua orang lainnya terinfeksi Covid-19 dengan cara yang sama.

"Kami tahu ada tiga orang yang terpapar pada 12 Juni dan 13 Juni," kata Dr Chant.

Dia mengatakan pihaknya benar-benar memiliki rekaman CCTV dari pertemuan itu dan pada dasarnya adalah persilangan individu.

Mereka jelas saling berhadapan tetapi secara harfiah seseorang bergerak melintasi satu sama lain untuk sesaat, dekat, tetapi sesaat.

"Dalam dua kasus lain, kami belum dapat, dengan rekaman CCTV, melihat titik persimpangan yang sama persis, tetapi kami tahu mereka berjarak 20 meter, masuk di tempat yang berbeda pada waktu yang sama atau di area itu. Jadi kami menduga mereka memang menyeberang," imbuh Dr Chant.

Perdana Menteri Gladys Berejiklian menambahkan bahwa pertemuan itu "sangat singkat".

Secara harfiah orang-orang itu bahwa tidak secara fisik saling menyentuh, tetapi dengan cepat datang ke wilayah udara yang sama dan virus berpindah dari satu orang ke orang lain.

"Begitulah menularnya," kata dia.

CCTV secara teratur digunakan dalam investigasi yang dilakukan oleh NSW Health untuk melacak perjalanan kasus dan mengidentifikasi setiap momen penularan yang mungkin terjadi.

Baca juga: Meningkat, Corona Varian Delta Terdeteksi di 9 Provinsi, Ini Daftarnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.