Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dampak Batu Ginjal dan Penyakit yang Bisa Ditimbulkan

Kompas.com - 26/06/2021, 08:00 WIB
Maulana Ramadhan

Penulis

KOMPAS.com - Batu ginjal atau nefrolitiasis adalah penyakit yang terjadi karena pembentukan materi keras menyerupai batu yang biasanya terjadi di ginjal atau saluran kencing yang menghubungkan ke kandung kemih.

Dilansir dari NHS, batu ginjal yang berukuran seperti butiran pasir biasanya dapat keluar dari tubuh lewat urine. Namun batu yang ukurannya lebih besar bisa menghalangi aliran urine dan memicu infeksi sampai gagal ginjal.

Batu ginjal kerap menyerang orang berusia antara 30 tahun sampai 60 tahun. Batu ginjal bisa berkembang di salah satu atau kedua bagian ginjal.

Terkadang, batu ginjal juga bisa berpindah ke ureter atau saluran antara ginjal dan kandung kencing.

Baca juga: 4 Cara Membersihkan Ginjal, Kurangi Risiko Penyakit Batu Ginjal

Jika batu sudah mencapai kandung kemih, padatan yang berukuran kecil biasanya dapat keluarkan dari tubuh melalui urine. Tapi, saat batu tersangkut di ureter, aliran urine dari ginjal bisa terhambat dan menimbulkan beragam gejala penyakit.

Bahaya penyakit batu ginjal

Penyakit batu ginjal bisa berbahaya atau tidak tergantung kondisi kesehatan penderita. Sebagian besar batu ginjal berukuran kecil memang bisa keluar dari tubuh lewat kencing. Untuk meringankan gejala penyakit, dokter biasanya meresepkan obat untuk pasiennya.

Namun untuk batu ginjal yang berukuran lebih besar perlu dipecah dengan prosedur medis seperti operasi. Meski begitu penyakit ini tidak boleh disepelekan. Penyakit batu ginjal yang tidak ditangani secara serius terkadang bisa memantik komplikasi infeksi ginjal.

Gejala infeksi ginjal komplikasi penyakit batu ginjal biasanya ditandai dengan demam, badan menggigil, sampai tidak sadarkan diri.

Baca juga: Pengidap Penyakit Batu Ginjal, Ini 5 Pantangan yang Perlu Dihindari

Dampak komplikasi batu ginjal

Penderita penyakit batu ginjal perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mengevaluasi apakah penyakitnya sudah benar-benar tuntas atau belum.

Di beberapa kasus, ada penderita yang mengira batu ginjal sudah keluar dari tubuhnya, tapi sebenarnya masih ada batu ginjal yang tersangkut di dalam tubuh.

Berikut adalah dampak yang bisa ditimbulkan karena komplikasi batu ginjal:

  • Sepsis

Ketika infeksi tidak segera ditanggulangi, kuman biang penyakit dapat meracuni jaringan tubuh dan aliran darah. Inilah yang memicu terjadinya sepsis atau keracunan darah. Sepsis bisa berakibat fatal bahkan bisa sampai merenggut nyawa penderitanya.

  • Obstruksi atau penyumbatan pada saluran kemih
  • Cedera pada ureter
  • Infeksi saluran kemih
  • Potensi kerusakan ginjal permanen
  • Pendarahan hebat selama operasi batu ginjal

Baca juga: 12 Cara Mengobati Batu Ginjal Secara Alami

ilustrasi batu ginjalshutterstock/Lightspring ilustrasi batu ginjal

Gejala dan penyebab batu ginjal

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab batu ginjal, seperti penyakit, pola makan, sampai efek samping obat tertentu. Berikut beberapa di antaranya:

  • Kurang minum air putih

Kurangnya minum atau asupan cairan membuat mineral penyebab batu ginjal mudah mengeras atau membatu. Setidaknya minum air putih 8-10 gelas per hari terlebih jika Anda mudah berkeringat

  • Konsumsi garam, natrium, dan sodium berlebihan

Makanan tinggi natrium dan garam biasanya berupa camilan asin, makanan kaleng, makanan yang diawetkan, sampai frozen food.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Tren
Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Tren
Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial 'Joko Anwar's Nightmares and Daydreams'

Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"

Tren
Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Tren
Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Tren
Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Tren
Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Tren
Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Tren
Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Tren
Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Tren
Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Tren
Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Tren
Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Tren
Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Tren
5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com