Kompas.com - 24/06/2021, 12:05 WIB
Ilustrasi memakai masker dobel, masker ganda untuk cegah Covid-19 SHUTTERSTOCK/Bekker24Ilustrasi memakai masker dobel, masker ganda untuk cegah Covid-19

KOMPAS.com - Penyebaran varian baru virus corona menuntut kita untuk lebih waspada dan memperketat perlindungan diri saat berada di luar rumah.

Salah satu yang dianjurkan adalah menggunakan dua masker atau masker dobel.

Perbincangan soal penggunaan masker dobel ini pun ramai di media sosial.   

Beberapa pengguna menyebutkan, penggunaan dua masker yang disarankan adalah masker kain dan masker medis.  

Selain itu, muncul berbagai pertanyaan dari warganet terkait pemakaian "double" masker.

"Kalo kf94/kn95 harus di double masker kain juga gak ya?" tulis akun Twitter @adelinawwolf.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Maaf mau tanya, kenapa kalau 2 lapis masker bedah atau 2 lapis masker kain tidak dianjurkan?" tulis akun Twitter @rheeechan.

Baca juga: Google Doodle Hari Ini, Pakai Masker dan Ingatkan Vaksinasi Covid-19

Bagaimana penggunaan dua masker yang dianjurkan?

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting, mengatakan, masker berbahan kain tidak sesuai standar karena tidak semua masker kain berbahan katun 2-3 lapis.

"Bahan kain kan tidak standar, dikerjakan oleh UMKM," ujar Alex saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (19/6/2021).

Ia juga menyebutkan, pemakaian dobel masker medis juga tidak dianjurkan. 

"Masker surgical sudah dibuat sesuai standar untuk menyaring virus atau bakteri. Untuk jenis N95 tidak perlu double karena kemampuannya 95 persen," lanjut dia. 

Alex mengingatkan, penggunaan dua masker sekaligus kini sudah direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Namun, ada aturan pemakaian masker dobel yang harus ditaati agar perlindungan yang didapatkan benar-benar efektif.

"Penggunaan masker yang dianjurkan sebelumnya hanyalah satu buah masker, baik itu masker bedah, masker KN95, atau masker kain dengan ketentuan khusus," ujar Alex.

"Namun, kini masyarakat diimbau untuk meningkatkan perlindungan diri dengan memakai masker dobel," kata Alex.

Baca juga: [HOAKS] Covid-19 Tidak Menyebar Lewat Droplet dan Masker Membuat Tes Positif

Berikut tata cara menggunakan dua masker yang benar:

  • Gunakan masker bedah sebagai lapisan pertama.
  • Pastikan kawat tipis yang terdapat di bagian atas masker bedah ditekan ke arah wajah, sehingga bentuknya mengikuti bentuk hidung Anda.
  • Lapisi masker bedah dengan masker kain yang terdiri dari 3 lapis kain. Pakailah masker kain yang ukurannya pas.
  • Pastikan tali atau karet masker kain dikaitkan dengan baik pada telinga atau diikat di bagian belakang kepala.
  • Coba hembuskan napas dan rasakan apakah masih ada udara yang mengalir dari sisi atas dan sisi samping masker. Bila masih ada, atur kembali posisi dan kekencangan masker.
  • Pastikan tetap bisa bernapas dengan nyaman dan tidak merasa pusing atau berkunang-kunang karena pemakaian masker doubel ini.

Layaknya penggunaan masker dengan cara biasa, masker bedah harus dibuang setelah sekali pakai, meski ditutupi oleh masker kain.

Sementara itu, masker kain masih bisa digunakan kembali, tetapi harus dicuci terlebih dulu sampai bersih.

Hanya kombinasi masker bedah dan masker kain

Perlu diperhatikan, dua masker yang disarankan ini hanya kombinasi dari masker bedah dan masker kain.

"Jangan melapisi masker bedah dengan masker bedah lainnya, karena ini tidak akan memberikan perlindungan yang lebih baik," ujar Alex.

Selain itu, tidak semua jenis masker dapat dirangkap, contohnya masker KN95 dan N95.

Tindakan penggunaan dua masker sementara ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak, karena dapat membuat anak sulit bernapas.

Cara lain untuk membuat masker lebih efektif

Jika merasa tidak nyaman memakai masker dobel, maka bisa menggunakan alternatif lain yaitu memastikan penggunaan masker medis terpasang dengan pas dan ketat di wajah.

Caranya adalah sebagai berikut:

  • Lipat masker bedah menjadi dua bagian, sehingga bagian atas dan bawah bertemu.
  • Ikat tali pengait masker di sisi kiri dan kanan hingga membentuk simpul di dekat masker.
  • Lipat sudut-sudut masker ke bagian dalam.
  • Kenakan masker, lalu tekan kawat agar mengikuti bentuk hidung sehingga tidak ada celah antara masker dengan wajah.

Cara lainnya, menggunakan mask fitter atau mask braces pada bagian luar masker bedah untuk menyangga dan menekan masker sehingga tidak ada celah antara wajah dan masker.

Alex mengatakan, penggunaan dua masker bisa lebih melindungi kita dari paparan virus corona daripada hanya satu masker.

Namun, langkah ini hanya salah satu cara untuk mencegah, langkah lainnya juga wajib menerapkan menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan, dan mendapatkan vaksin Covid-19.

Efektivitas pemakaian dua masker

Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa masker bedah dapat menghalangi partikel udara yang berpotensi menularkan virus Corona sebanyak 84,3 persen.

Tetapi, ketika didobel dengan masker kain, perlindungannya bisa meningkat hingga 96,4 persen.

"Bisa lebih efektif karena masker bedah biasanya terpasang longgar dan masih menyisakan celah di atas hidung dan di pipi," ujar Alex.

Jika masker longgar, risikonya masih ada partikel udara maupun droplet yang bisa masuk dari celah ini.

Berbeda dengan masker bedah, masker kain umumnya dapat diatur kekencangannya dan pas dipakai di wajah.

Oleh karena itu, kombinasi antara masker bedah dan masker kain bisa memberikan perlindungan yang lebih baik.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 3 Klasifikasi Masker Kain Ber-SNI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.