Kenapa Air Laut Asin?

Kompas.com - 23/06/2021, 11:39 WIB
Ilustrasi ombak di pantai dan laut. Air laut rasanya asin karena mempunyai kadar garam tinggi. FREEPIK/LIFEFORSTOCKIlustrasi ombak di pantai dan laut. Air laut rasanya asin karena mempunyai kadar garam tinggi.

Kerap kali saya bertanya-tanya kepada diri saya sendiri tentang kenapa air laut asin. Meski pertanyaan saya juga bisa tentang kenapa air sungai tawar. Yang bisa saja berlanjut kenapa manusia tidak minum air laut.

Konon

Konon menurut para ilmuwan marinageologi, garam di laut merupakan hasil air hujan membawa ion mineral dari darat ke laut.

Akibat karbon dioksida di udara melarut ke dalam air hujan maka terasa asin. Ketika air hujan turun melepas kandungan mineral garam yang terpisah menjadi ion yang dibawa aliran air dari daratan ke lautan.

Dapat dikatakan bahwa garam di gunung mengalir ke laut namun tidak ada peribahasa romantis garam di gunung berjumpa garam di laut. Adanya asam di gunung berjumpa garam di laut.

Sodium dan klorida sebagai konstituen garam dapur merupakan 90 persen ion yang berada di air laut. 3,5 persen berat air laut terdiri dari larutan garam.

Mineral ion didayagunakan oleh satwa dan puspa laut setelah dipisahkan dari air yang kemudian menumpuk di dasar laut selama jutaan tahun.

Gunung berapi dan sumber hidrotermal di dasar laut juga melepas garam ke samudra. Maka manusia tidak perlu menggarami samudra kecuali benar-benar kurang kerjaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hipersalina

Laut Mati mengandung perairan hipersalina karena sangat penuh mengandung garam akibat proses evaporasi inekuilebrial sehingga manusia yang paling gendut pun mengapung di permukaan Laut Mati. Yang tidak percaya silakan coba sendiri di Laut Mati.

Ada pula jenis air di antara asin dengan tawar yang berada di kawasan antara laut dan sungai yaitu air payau.

Iptek telah memungkinkan manusia mengubah air asin menjadi air tawar agar bisa diminum oleh manusia. Sementara saya belum tahu apakah air laut “diminum” oleh ikan serta satwa yang hidup di dalam laut.

Secara alasanologis saya juga tidak tahu alasan air laut asin, air sungai tawar, air muara payau. Kenapa tidak semua air asing atau tawar atau payau? Kenapa mesti ter atau dibeda-bedakan?

Berdasar pembelajaran organoleptik amatiran dangkal saya terhadap air asin, tawar dan payau tanpa melibatkan air keras, air raksa, air seni, air susu, air keringat dan air lain-lainnya mohon dimaafkan oleh para atheis bahwa saya menakjubi fakta air laut asin sebagai suatu misteri alam semesta yang semula secara kodrati diatur atau teratur tanpa campur tangan mau pun campur otak manusia.

Maka saya percaya bahwa Yang Maha Kuasa ada. Amin.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X