[POPULER TREN] Penjelasan BMKG soal Suhu Dingin di Jakarta | Provinsi Kasus Corona Terbanyak

Kompas.com - 23/06/2021, 05:30 WIB
Populer Tren 23 Juni 2021: Suhu dingin Jakarta dan sekitarnya screenshootPopuler Tren 23 Juni 2021: Suhu dingin Jakarta dan sekitarnya

KOMPAS.com - Banyak warganet yang mengungkapkan bahwa suhu udara di Depok dan Jakarta lebih dingin dari biasanya.

Berita soal cuaca dingin dalam beberapa hari terakhir menjadi yang paling banyak mendapatkan perhatian pembaca.

Selain itu, ada juga tentang provinsi dengan laporan kasus Covid-19 terbanyak dan soal baja ringan yang dapat menghantarkan listrik.

Selengkapnya, berikut berita Populer Tren sepanjang Selasa (22/6/2021) hingga Rabu (23/6/2021) pagi:

1. Penjelasan BMKG soal suhu dingin Jakarta

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Achmad Rifani menjelaskan, kondisi cuaca di Jabodetabek memang cenderung hujan sepanjang siang-malam dan berawan cukup tebal sepanjang hari.

“Kondisi ini yang menyebabkan suhu udara menjadi lebih dingin dari biasanya,” ujar dia, Senin (21/6/2021).

Akan tetapi, menurutnya, berdasarkan data historis observasi yang ada, suhu rendah tersebut masih dalam kategori normal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selengkapnya dapat disimak di sini:

Kenapa Jakarta dan Depok Terasa Dingin? Ini Penjelasan BMKG

 

2. Provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak

Kasus Covid-19 di Indonesia menembus angka lebih dari 2 juta, tepatnya 2.004.445 pada Senin (21/6/2021).

Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, pemerintah melaporkan penambahan 14.536 kasus baru Covid-19 di Indonesia.

DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur menjadi provinsi dengan kasus terbanyak.

Berita selengkapnya dapat dibaca di sini:

Tembus 2 Juta Kasus, Berikut Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Indonesia

3. Baja ringan hantarkan listrik?

Seorang pekerja Muhammad Jupri Yunus tewas usai tersengat listrik saat memasang baja ringan di Masjid Daarun Najah, Dukuh Plongko, Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 7 Juni 2021.

Sebelumnya, unggahan yang menyebut adanya seorang bocah di Jepara meninggal dunia setelah tersengat listrik yang menyalur di baja ringan juga ramai menjadi pembicaraan warganet.

Benarkah baja ringan hantarkan listrik? SImak penjelasan Dosen Pendidikan Teknik Elektro UNY di sini:

Benarkah Baja Ringan Bisa Hantarkan Arus Listrik?

 

4. Hajatan tak ada makan di tempat

Sebagai upaya cegah penyebaran Covid-19, kegiatan hajatan dilarang menyediakan hidangan makan di tempat.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Sebelumnya Pemerintah memutuskan untuk melakukan penebalan dan penguatan terkait pelaksanaan PPKM Mikro berkaku 22 Juni-5 Juli 2021.

Berita selengkapnya dapat disimak di sini:

Penebalan PPKM Mikro: Gelar Hajatan Tidak Ada Hidangan Makan di Tempat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.