[POPULER TREN] Alasan Permintaan Penghentian Penggunaan Tes GeNose | Alarm Tubuh yang Menandakan Anda Kebanyakan Zat Gula

Kompas.com - 22/06/2021, 05:36 WIB
Tangkapan layar berita populer di laman Tren sepanjang Senin (21/6/2021) hingga Selasa (22/6/2021) pagi. Kompas.comTangkapan layar berita populer di laman Tren sepanjang Senin (21/6/2021) hingga Selasa (22/6/2021) pagi.

KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan menghiasi laman Tren sepanjang Senin (21/6/2021).

Informasi terkait permintaan penghentian sementara waktu penggunaan alat tes Covid-19 buatan UGM, GeNose mendomintasi perhatian pembaca.

Penghentian itu dimaksudkan untuk menunggu hasil validasi eksternal dari kampus merdeka yang dilakukan oleh tim peneliti dari institusi non-UGM dan berlangsung hingga April 2021.

Selain terkait GeNose, informasi tentang penjelasan BMKG soal musim kemarau yang masih hujan, aturan lengkap pengetatan PPKM Mikro, cara, syarat dan ketentuan menghapus NPWP hingga alarm tubuh yang menandakan kebanyakan zat gula juga menyita perhatian publik.

Berikut berita terpopuler Tren sepanjang Senin (21/6/2021) hingga Selasa (22/6/2021).

1. Permintaan ahli tentang penggunaan tes GeNose dihentikan sementara

Pemerintah diminta menghentikan sementara waktu penggunaan alat tes Covid-19 buatan UGM, GeNose.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu dilakukan untuk menunggu hasil validasi eksternal dari kampus merdeka.

Validasi eskternal sebelumnya direncanakan secara independen oleh tim peneliti dari institusi non-UGM dan berlangsung hingga April 2021.

Diketahui, sejak 1 April 2021, GeNose bisa menjadi syarat perjalanan di semua moda transportasi selain antigen dan PCR.

Penggunaan GeNose berdasarkan SE Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19.

Informasi lebih jelasnya terkait alasan pemberhentian GeNose dapat disimak di berita berikut:

Ahli Minta Penggunaan Tes GeNose Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Halaman:

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X