Update Corona Dunia 21 Juni: 179 Juta Kasus | 5 Negara Kasus Tertinggi Covid-19

Kompas.com - 21/06/2021, 10:15 WIB
Petugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (18/6/2021). Satgas penanganan Covid-19 melaporkan kasus konfirmasi positif hingga Jumat (18/6/2021) bertambah 12.990 orang sehingga totalnya menjadi 1.963.266 kasus, sementara itu kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 290 jiwa sehingga totalnya telah menembus 54.043 jiwa. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (18/6/2021). Satgas penanganan Covid-19 melaporkan kasus konfirmasi positif hingga Jumat (18/6/2021) bertambah 12.990 orang sehingga totalnya menjadi 1.963.266 kasus, sementara itu kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 290 jiwa sehingga totalnya telah menembus 54.043 jiwa.

KOMPAS.com - Penyebaran virus corona penyebab Covid-19 belum juga mereda. Bahkan, di banyak negara, tengah mengalami lonjakan kasus.

Lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara disinyalir karena penularan varian baru virus corona yang semakin meluas.

Berbagai upaya seperti penerapan protokol kesehatan, vaksinasi dan penguncian wilayah telah diterapkan.

Berdasarkan data Worldometers, hingga Senin (21/6/2021) pagi, angka kasus Covid-19 di dunia sebanyak 179.238.118 kasus.

Dari angka itu, 3.881.421 orang meninggal dunia dan 163.793.112 orang telah dinyatakan sembuh.

Berikut 5 negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia:

  • Amerika Serikat: 34.405.660 kasus, 617.166 meninggal dunia, 28.711.315 sembuh
  • India: 29.934.361 kasus, 388.164 meninggal dunia, 28.836.529 sembuh
  • Brasil: 17.927.928 kasus, 501.825 meninggal dunia, 16.220.238 sembuh
  • Perancis: 5.757.311 kasus, 110.738 meninggal dunia, 5.556.600 sembuh
  • Turki: 5.370.299 kasus, 49.185 meninggal dunia, 5.232.638 sembuh.

Baca juga: Yang Diketahui Sejauh Ini soal Virus Corona Varian Delta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Indonesia

Warga membaca doa di dekat pusara keluarganya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (18/6/2021). Satgas penanganan Covid-19 melaporkan kasus konfirmasi positif hingga Jumat (18/6/2021) bertambah 12.990 orang sehingga totalnya menjadi 1.963.266 kasus, sementara itu kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 290 jiwa sehingga totalnya telah menembus 54.043 jiwa.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga membaca doa di dekat pusara keluarganya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (18/6/2021). Satgas penanganan Covid-19 melaporkan kasus konfirmasi positif hingga Jumat (18/6/2021) bertambah 12.990 orang sehingga totalnya menjadi 1.963.266 kasus, sementara itu kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 290 jiwa sehingga totalnya telah menembus 54.043 jiwa.
Indonesia kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, mulai 15-28 Juni 2021.

Pembatasan kembali diberlakukan karena terjadi lonjakan kasus Covid-19 sebulan setelah mobilitas saat libur Lebaran.

Indonesia ada di urutan ke-18 negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia.

Hingga Senin (21/6/2021) pagi, ada penambahan 13.737 kasus positif, sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia tercatat 1.989.909 kasus.

Dari total kasus tersebut, 1.792.528 di antaranya dinyatakan sembuh. Sementara itu, angka virus corona di Indonesia telah menyebabkan 54.662 kematian.

Hingga saat ini, masih ada 142.719 kasus aktif di Indonesia.

Baca juga: Seruan 5 Organisasi Dokter: Jangan Sampai Sistem Kesehatan Kolaps, PPKM Total Terutama di Jawa

India

A man reacts as a health worker in protective suit takes his nasal swab sample to test for COVID-19 in New Delhi, India, Saturday, May 22, 2021. (AP Photo/Satish Sharma)Satish Sharma A man reacts as a health worker in protective suit takes his nasal swab sample to test for COVID-19 in New Delhi, India, Saturday, May 22, 2021. (AP Photo/Satish Sharma)
Kurva kasus Covid-19 mulai menunjukkan penurunan yang stabil.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X