Bagaimana Pertolongan Pertama Serangan Jantung?

Kompas.com - 19/06/2021, 11:09 WIB
Ilustrasi serangan jantung Ilustrasi serangan jantung

KOMPAS.com - Serangan jantung adalah penyakit yang cukup mematikan. Tidak heran penyakit ini dijuluki “silent killer”.

Serangan jantung atau penyakit jantung jantung terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa aliran darah kaya oksigen ke jantung tersumbat. Akibatnya, bagian jantung yang biasa dipasok darah oleh arteri tersebut bisa rusak.

Serangan jantung juga merupakan kondisi darurat yang mendesak diberikan bantuan medis dari tenaga kesehatan.

Baca juga: Waspadai Serangan Jantung Saat Tidur, Begini Cara Mencegahnya…

 

Sayangnya, sering kali orang terlambat memberikan pertolongan medis pada penderita serangan jantung. Kondisi ini membuat nyawa penderita tidak tertolong sebelum dirawat di rumah sakit.

Padahal, semakin cepat penderita serangan jantung mendapatkan pertolongan medis di instalasi gawat darurat, peluang penderita untuk selamat semakin besar. Perawatan medis yang tepat dapat mengurangi jumlah kerusakan jantung akibat serangan jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas apa yang harus dilakukan untuk memberi pertolongan pertama pada serangan jantung?

Pertolongan pertama pada serangan jantung

Dikutip dari Kompas Health, setidaknya ada 7 pertolongan pertama pada serangan jantung. Apa saja? Berikut pertolongan pertama pada serangan jantung yang perlu dilakukan, antara lain:

Baca juga: 9 Gejala Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai

  1. Jangan abaikan gejala serangan jantung. Segera hubungi rumah sakit terdekat untuk minta bantuan medis. Jika memungkinkan, minta bantuan orang terdekat untuk segera mengantar penderita ke rumah sakit
  2. Bantu penderita untuk duduk, istirahat, dan coba untuk tetap tenang dan nyaman
  3. Kendurkan semua pakaian ketat yang bikin sesak
  4. Tanyakan apakah penderita mengonsumsi obat jantung untuk mengatasi nyeri dada. Jika iya, bantu mereka meminumnya
  5. Jika rasa sakit tak kunjung hilang selang tiga menit setelah minum obat, segera bawa penderita ke rumah sakit
  6. Apabila penderita tidak sadarkan diri, hubungi rumah sakit terdekat sembari memberikan bantuan CPR (teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan) yang benar
  7. Jika Anda belum bisa memberikan bantuan CPR, sembari menunggu bantuan medis, Anda bisa meminta instruksi dari petugas operator medis.

Yang terpenting jangan meninggalkan penderita serangan jantung sendirian. Sementara menunggu penderita mendapatkan pertolongan medis, yakinkan atau besarkan hati penderita.

Baca juga: Hobi Makan Gorengan Berisiko Sakit Jantung dan Stroke

Hindari memberikan obat yang bukan diresepkan dokter untuk penderita. Memberikan pertolongan pertama pada penderita serangan jantung penting untuk menyelamatkan nyawa.


(Penulis: Mahardini Nur Afifah | Editor: Mahardini Nur Afifah)

 


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X