6 Poin Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Libur Lebaran

Kompas.com - 14/06/2021, 13:53 WIB
Warga melintasi mural  bertema COVID-19 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/6/2021). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Provinsi Jawa Barat siaga satu COVID-19 akibat melonjaknya kasus positif COVID-19 pascakebocoran arus mudik dan libur Lebaran 2021. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/rwa. ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBIWarga melintasi mural bertema COVID-19 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/6/2021). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Provinsi Jawa Barat siaga satu COVID-19 akibat melonjaknya kasus positif COVID-19 pascakebocoran arus mudik dan libur Lebaran 2021. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/rwa.

KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusun langkah antisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca-libur Lebaran.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M, Minggu (13/6/2021).

Tiga minggu setelah libur Lebaran 2021, terjadi peningkatan kasus sebesar 53,4 persen.

Baca juga: [POPULER TREN] Kenapa BTS Sangat Terkenal? | Lonjakan Kasus Covid-19

Bahkan, pada 10 Juni 2021, untuk pertama kalinya penambahan kasus harian mencapai angka lebih dari 8.000 sejak 25 Februari 2021

"Lonjakan kasus yang terjadi ini tentunya disebabkan oleh beragam faktor, yang paling utama salah satu faktornya adalah mobilisasi masyarakat," kata Ganip, dalam konferensi pers Minggu (13/6/2021).

Langkah antisipasi

Menindaklanjuti lonjakan kasus yang terjadi, Ganip menyebutkan, ada 6 poin sebagai langkah antisipasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut 6 langkah antisipasi lonjakan kasus Covid-19 akibat libur Lebaran 2021:

  1. Melaksanakan 3K (komunikasi, koordinasi dan kolaborasi pentahelix dalam pengendalian Covid-19
  2. Meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan dan pembatasan mobilitas serta aktivitas penduduk
  3. Meningkatkan jumlah pemeriksaan (testing) dan memasifkan kegiatan tracing
  4. Mulai mengantisipasi kenaikan kasus pada periode libur Idul Adha
  5. Perketat Pelaksanaan PPKM mikor, optimalkan peran posko, monev data kasus positif dan susun strategi pengendalian kasus
  6. Memastikan ketersediaan tempat tidur rumah sakit, obat, alat kesehatan dan memaksimalkan fungsi akrantina terpusaat posko daerah.

Baca juga: Tren Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Libur Lebaran, Ini Kata Epidemiolog

Ketersediaan tempat tidur

Kebutuhan tempat tidur untuk pasien Covid-19 juga terus meningkat.

Hal ini terjadi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet dan fasilitas pelayanan pasien Covid-19 lainnya.

Berdasarkan penambahan pasien per 13 Juni 2021 pukul 06.00 WIB, terjadi peningkatan pasien lebih dari 500 persen hanya dalam hitungan hari dengan keterisian tempat tidur mencapai 80,68 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X