Pindahkan Roket Baru, China Bersiap Kirim Kru Pertama ke Stasiun Luar Angkasa Tianhe

Kompas.com - 13/06/2021, 11:31 WIB
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua, pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou-12 dengan roket pembawa Long March-2F sedang dipindahkan ke area peluncuran Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di provinsi Gansu, China barat laut, pada Rabu, 9 Juni 2021. Wang JiangboDalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua, pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou-12 dengan roket pembawa Long March-2F sedang dipindahkan ke area peluncuran Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di provinsi Gansu, China barat laut, pada Rabu, 9 Juni 2021.

KOMPAS.com - China baru saja memindahkan Roket baru ke landasan peluncuran. Hal itu dilakukan jelang peluncuran program luar angkasa China yang dijadwalkan akan dilakukan pekan depan.

Roket tersebut akan mengirim tim awak pertama astronot China, untuk tinggal di stasiun ruang angkasa baru “Negeri Tirai Bambu” yang telah mengorbit. Rencananya, tim yang terdiri dari tiga astronot itu akan menghabiskan tiga bulan di stasiun luar angkasa.

Periode itu jauh melebihi panjang misi luar angkasa China sebelumnya. Mereka akan melakukan praktik berjalan di luar angkasa, pekerjaan konstruksi dan pemeliharaan, serta melakukan eksperimen sains.

Baca juga: Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Bagian utama stasiun luar angkasa Tianhe, atau Harmoni Surgawi, diluncurkan ke orbit pada 29 April lalu. Pesawat ruang angkasa kargo yang dikirim bulan lalu membawa bahan bakar, makanan, dan peralatan ke stasiun tersebut sebagai persiapan untuk misi berawak.

Roket Long March-2F Y12 yang membawa pesawat ruang angkasa Shenzhou-12 dipindahkan ke landasan peluncuran di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut China pada Rabu, (9/6/2021).
Berdasarkan pernyataan Kantor Teknik Luar Angkasa Berawak China, tanggal peluncuran Roket Rabu depan (16/6/2021), meski tanggal tersebut masih bersifat tentatif.

Badan antariksa China merencanakan total 11 peluncuran hingga akhir tahun depan, untuk mengirimkan dua modul laboratorium dan memperluas stasiun 70 ton, bersama dengan persediaan dan anggota awak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peluncuran minggu depan akan menjadi yang ketiga, dan yang pertama dari empat misi berawak yang direncanakan.

Baca juga: China Sukses Sambung Pesawat Ruang Angkasa Kargo ke Modul Stasiun Luar Angkasa Tianhe

Misi kargo lain direncanakan untuk September, tak lama setelah itu kru pengganti akan dikirim, menurut laporan. Dua modul stasiun lainnya diharapkan akan diluncurkan tahun depan.

Pada Maret lalu, China mengatakan pelatihan astronot untuk misi kru mendatang terdiri dari campuran dari veteran penjelajah ruang angkasa dan pendatang baru. Termasuk di dalamnya beberapa wanita.

China sejauh ini telah mengirim 11 astronot ke luar angkasa hingga saat ini, semuanya terdiri dari pilot sayap militer Partai Komunis yang berkuasa, Tentara Pembebasan Rakyat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X