Penampar Presiden Perancis Emmanuel Macron Dihukum 4 Bulan Penjara

Kompas.com - 13/06/2021, 07:15 WIB
Presiden Perancis Emmanuel Macron saat tiba di KTT Uni Eropa di Brussel, Belgia, pada 10 Desember 2020. XINHUA/UNI EROPAPresiden Perancis Emmanuel Macron saat tiba di KTT Uni Eropa di Brussel, Belgia, pada 10 Desember 2020.

KOMPAS.com - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengalami insiden tidak menyenangkan saat melakukan tur nasional ke wilayah Drome, Tenggara Perancis, Selasa (8/6/2021). Macron yang ketika itu hendak menyalami salah seorang pria malah disambut oleh sebuah tamparan.

Video rekaman kejadian tersebut kemudian menyebar di media sosial. Insiden ini langsung menjadi sorotan mengingat Macron bukanlah pejabat biasa melainkan seorang presiden.

Baca juga: VIDEO: Presiden Perancis Ditampar Orang Saat Tur Nasional

Belakangan diketahui pria yang menampar Macron bernama Damien Tarel (28). Sejak insiden penamparan pada Selasa lalu, Tarel sudah ditahan oleh pihak berwenang. 

Atas tindakannya tersebut, Pengadilan Perancis pada Kamis (10/6/2021) menjatuhkan hukuman empat bulan penjara, Tarel. Dalam pernyataannya, ia mengaku kesal dengan penampilan Macron yang ia sebut ramah tapi pendusta.

Baca juga: Penampar Presiden Perancis Mengaku Beraksi karena Jijik Melihat Wajahnya

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tarel dijatuhi hukuman 18 bulan penjara namun 14 bulannya ditangguhkan, akibat menampar Macron pada Selasa (8/6/2021) lalu.

Jaksa di persidangan menyebut aksi penamparan itu tidak bisa diterima dan termasuk tindak kekerasan yang disengaja.

Kantor berita AFP melaporkan, dalam putusannya pengadilan mengikuti rekomendasi jaksa untuk hukuman 18 bulan, tetapi kemudian berkata pelaku hanya dipenjara 4 bulan setelah sidang jalur cepat.

Tarel sebelumnya terancam hukuman penjara maksimal tiga tahun dan denda 45.000 euro (Rp 780,5 juta). Melansir AFP pada Kamis (10/6/2021), dakwaan menyerang tokoh masyarakat memiliki hukuman maksimal 3 tahun penjara dan denda 45.000 euro (Rp 780,3 juta).

Baca juga: Tak Hanya Ditampar, Macron Juga Sering Alami Insiden Memalukan Lainnya

Dalam putusannya, pengadilan juga memerintahkan Tarel, yang tidak pernah dihukum sebelumnya, untuk mencari pekerjaan atau program pelatihan kerja, serta melarangnya membawa senjata apa pun selama lima tahun.

Sosok Damien Tarel

Rekan-rekan Damien menggambarkan kepribadian pria yang belum memiliki pekerjaan tetap ini cenderung pemalu dan pendiam di kehidupan sehari-harinya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X