Daftar Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin 10 Juni

Kompas.com - 07/06/2021, 21:00 WIB
Penampakan puncak gerhana matahari cincin yang diabadikan oleh Tim BMKG dari Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis (26/12/2019). Menurut daftar yang dirilis BMKG, fenomena astronomi gerhana matahari cincin akan melewati 25 kota/kabupaten di Indonesia pada Kamis hari ini. HANDOUT/BMKGPenampakan puncak gerhana matahari cincin yang diabadikan oleh Tim BMKG dari Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis (26/12/2019). Menurut daftar yang dirilis BMKG, fenomena astronomi gerhana matahari cincin akan melewati 25 kota/kabupaten di Indonesia pada Kamis hari ini.

KOMPAS.com - Fenomena astrologi berupa Gerhana Matahari Cincin akan terlihat dari permukaan Bumi pada 10 Juni 2021.

Gerhana Matahari Cincin terjadi karena posisi Matahari, Bulan dan Bumi segaris.

Pada saat terjadi gerhana, Bulan yang menutupi Matahari tampak lebih kecil, sehingga tidak mampu menghalangi seluruh cahaya Matahari.

Baca juga: Gerhana Matahari Cincin 10 Juni, Daerah Mana Saja yang Dilintasi?

Saat Bulan tepat menutupi cahaya Matahari, akan ada sisa cahaya dari jari-jari sudut matahari. Akibatnya, gerhana ini akan nampak seperti cincin.

Mengutip laman Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), fenomena astrologi ini juga sekaligus menandai fase Bulan baru. Namun kali ini fenomena Gerhana Matahari Cincin tidak dapat disaksikan masyarakat di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk Gerhana Matahari 10 Juni, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia," ujar Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging, kepada Kompas.com, Minggu (6/6/2021).

Wilayah mana saja yang dapat menyaksikan gerhana matahari cincin ?

Wilayah yang dapat melihat

Fenomena Gerhana Matahari Cincin pada 10 Juni 2021 hanya dapat dilihat di wilayah tertentu seperti: 

  • Pulau Ellesmere dan Baffin, Kanada
  • Kawasan Siberia, Rusia.

Sejumlah wilayah masih dapat menyaksikan gerhana meskipun tidak sempurna atau hanya sebagian yaitu:

  • Greenland,
  • Islandia,
  • Eropa,
  • Rusia,
  • Asia Tengah,
  • China bagian barat

Adapun untuk melihat gerhana Matahari, Emanuel mengatakan bahwa fenomena astronomi ini tidak boleh dilihat dengan mata telanjang.

"Semua gerhana Matahari disarankan mengamati mempergunakan alat pelindung," kata Emanuel.

Baca juga: Kenapa Gerhana Matahari Cincin 10 Juni Tak Melintasi Wilayah Indonesia?

Meski nampak redup saat gerhana, cahaya dari sinar matahari tetap memiiki intensitas yang sangat tinggi.

Apabila melihat cahaya Matahari secara langsung dan terus-menerus, maka bisa merusak retina di belakang bola mata.

Kapan terlihat di Indonesia?

Meski tahun ini masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan Gerhana Matahari Cincin, tetapi masih ada kseempatan beberapa tahun mendatang.

Indonesia baru bisa melihat fenomena Gerhana Matahari Cincin sepuluh tahun mendatang, tepatnya pada 21 Mei 2031.

Gerhana Matahari Cincin pada 10 tahun mendatang itu bisa disaksikan di Kalimantan Utara-Timur, Sulawesi, dan Kepulauan Maluku.

Baca juga: Gerhana Matahari Cincin 10 Juni, Bisakah Dilihat dari Indonesia?

Fenomena serupa juga akan terjadi pada 2042, yang bisa disaksikan di Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Timur.

Namun, masyarakat Indonesia masih bisa menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian pada 2 Agustus 2027 dan 22 Juli 2028.

Gerhana Matahari muncul di permukaan bumi sedikitnya 2 kali dalam setahun di tempat dan waktu yang berbeda.

Namun demikian, tidaka ada siklus yang baku soal Gerhana Matahari.

Posisi penumbra Bulan

Alasan Gerhana Matahari Cincin tidak dapat di suatu wilayah tertentu karena posisi pemumbra Bulan.

Penumbra adalah bayangan kabur yang terjadi pada saat gerhana atau munculnya bayangan pada benda gelap yang tidak tembus pandang.

Misalnya, jika bayangan penumbra Bulan tidak melalui Indonesia, bayangan Bulan tidak akan nampak menutupi Matahari. Maka, Gerhana Cincin Matahari tidak akan terlihat.

Baca juga: Aturan Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli: Jumlah Murid, Jadwal, dan Durasi Pelajaran

Sementara, di wilayah lain akan terjadi Gerhana Matahari Sebagian.

Ini terjadi akibat elongasi antara bulan dan matahari akan lebih kecil dibandingkan jumlah dari jari-jari sudut matahari dan jari-jari sudut bulan.

Adapun elongasi adalah sudut yang dibentuk oleh posisi planet terhadap matahari dan bumi disebut sudut.

(Sumber: KOMPAS.com/Nur Fitriatus Shalihah, Mela Arnani | Editor: Rendika Ferri Kurniawan, Inggried Dwi Wedhaswary)


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X