Wacana Puan-Anies di Pilpres 2024 Diyakini Sulit Terealisasi

Kompas.com - 05/06/2021, 08:00 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani saat membacakan naskah Pembukaan UUD 1945 dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Selasa (1/6/2021). Dok. Humas DPR RIKetua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani saat membacakan naskah Pembukaan UUD 1945 dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Selasa (1/6/2021).

KOMPAS.com - Kendati pemilihan presiden (pilpres) 2024 masih akan digelar tiga tahun mendatang, hitung-hitungan politik siapa yang akan maju jadi pasangan presiden dan wakil presiden sudah ramai diperbincangkan.

Terbaru sempat mencuat wacana pasangan Puan Maharani-Anies Baswedan untuk pilpres 2024. Puan yang kini menjabat sebagai Ketua DPR itu dinilai sebagian kalangan cocok berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun tidak semua pihak yakin pasangan Puan-Anies benar-benar akan terealisasi di pilpres 2024. Salah satunya adalah Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza. Menurutnya wacana pasangan Puan-Anies sulit terwujud lantaran berbeda DNA politik.

“Tidak akan kejadian. Beda DNA,” ujar Faisol kepada Kompas.com, Selasa (1/6).

Sedangkan dari sisi PKB, lanjut Faisol, sudah menyiapkan kandidat sendiri untuk dicalonkan. Faisol menuturkan, pasangan yang diusulkan oleh PKB adalah Puan Maharani dan Ketua Umum PKB yang juga Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar.

Baca juga: Ketua DPP PKB Dorong Pasangan Puan-Muhaimin di Pilpres 2024

Menurut Faisol, Puan dan Muhaimin memiliki pandangan yang sama perihal kebangsaan. Dan lagi, kata Faisol, PDI-P selaku partai tempat Puan bernaung merupakan partai pemenang pemilihan umum (Pemilu) 2019 sehingga hal itu bisa membuat koalisi pemerintahan yang kuat dan efektif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dan terbukti kerja sama koalisi selama dua masa pemerintahan ini berhasil," ucapnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (24/5/2021)KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (24/5/2021)

Bentuk Test The Water

Wacana pasangan Puan Maharani-Anies Baswedan yang diusulkan oleh Effendi Simbolon ini ditanggapi juga oleh partai lain selain PKB. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, munculnya nama-nama tokoh yang disandingkan sebagai bakal calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024 adalah upaya untuk mengetahui reaksi publik. Termasuk wacana Puan-Anies.

“PPP melihat mulai munculnya nama-nama yang dipasangkan sebagai bacapres-bacawapres untuk Pilpres 2024 oleh sejumlah pihak atau kader sebagai bentuk test the water di ruang publik, termasuk yg disampaikan Bung Effendi Simbolon," kata Arsul kepada Kompas.com, Selasa (1/6/2021).

Ia menambahkan, munculnya nama-nama tokoh yang digadang-gadang untuk Pilpres 2024 adalah sebuah kewajaran dalam demokrasi.

Baca juga: Puan Dinilai Punya Modal Komplet untuk Maju Pilpres 2024, tapi...

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X