Mengenali Tanda Tsunami dan Cara Menyelamatkan Diri

Kompas.com - 04/06/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi tsunami ShutterstockIlustrasi tsunami

KOMPAS.com - Masyarakat dihebohkan dengan potensi tsunami di laut selatan Jawa Timur, yang disampaikan pada webinar Kajian Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Jumat (28/5/2021).

Kajian tim ahli BMKG menyebutkan potensi terburuk dapat melanda wilayah pantai selatan Jawa Timur dengan gempa berkekuatan 8,7 SR dan tsunami setinggi 26-29 meter.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Mitigasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengonfirmasi bahwa potensi yang dimaksud adalah kemungkinan ancaman bencana dan lokasi, untuk keperluan mitigasi.

Baca juga: Ramai soal Peringatan Dini Tsunami dan Gempa Magnitudo 8,5, Simak Penjelasan BMKG

Ini bukan prediksi yang menginformasikan waktu dan peringatan dini tsunami. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu panik.

“Gaduh tsunami Jatim, sebenarnya masyarakat tidak perlu panik karena model skenario terburuk itu dibuat untuk merancang mitigasi,” kata Daryono, mengutip Kompas.com, Jumat (4/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas, bagaimana cara mengetahui tanda-tanda tsunami?

Gempa bumi

Melansir laman BMKG, sebagian besar tsunami di Indonesia merupakan tsunami lokal yang disebabkan gempa bumi tektonik.

Maka, masyarakat di sekitar lokasi akan menerima peringatan alami berupa gempa bumi.

Masyarakat akan merasakan goncangan yang kuat atau gempa yang berayun lemah tapi lama.

Saat itu terjadi, kita bisa evakuasi mandiri sambil menunggu peringatan dini tsunami ataupun perintah evakuasi dari pihak berwenang.

Baca juga: Mengapa Indonesia Kerap Dilanda Gempa Bumi?

InaTEWS, sistem peringatan dini tsunami Indonesia di BMKG, akan mengeluarkan peringatan dini tsunami dalam waktu kurang dari 5 menit.

Jika ada peringatan dini tsunami, maka InaTEWS akan mengirimkan informasi serentak melalui SMS, Email, Fax, Warning Reviever System (WRS), website, media sosial dan aplikasi.

Sementara itu, pantauan gempa dapat dilihat di berbagai media sosial BMKG atau melalui aplikasi Info BMKG.

Baca juga: Berkaca dari Gempa di Rangkasbitung dan Jepara, Mengapa Indonesia Kerap Dilanda Gempa Bumi?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X