Vaksinasi Covid-19 Capai 27 Juta, Ini 5 Provinsi Cakupan Tertinggi

Kompas.com - 01/06/2021, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, total vaksinasi Covid-19 di Indonesia sampai 31 Mei 2021 telah mencapai 27 juta vaksinasi.

Ia menyebut angka vaksinasi Covid-19 harian Indonesia kembali menyentuh 500 ribu dosis per hari.

Sementara itu, stok vaksin yang dimiliki Indonesia untuk Juni 2021 diperkirakan ada sebanyak 20 juta dosis.

"Jadi kalau dibagi 30 hari, mampu lah kita menyuntik sebanyak 500 ribu sampai 650 ribu setiap hari," kata Budi, dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, Selasa (1/6/2021).

Dengan stok vaksin sebanyak itu, Budi meminta jajaran pimpinan daerah untuk mempercepat capaian program vaksinasi di daerahnya masing-masing.

"Saya minta ke seluruh Gubernur, Bupati, Walikota untuk segera mempercepat program vaksinansinya," ujar dia.

Budi menambahkan, saat ini program vaksinasi diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (lansia), karena kelompok tersebut merupakan yang berisiko tinggi dan paling banyak dirawat di rumah sakit akibat Covid-19.

Baca juga: Vaksin AstraZeneca CTMAV 547 Boleh Digunakan Lagi, Ini Kata Kemenkes

Cakupan vaksinasi di Indonesia

Mengutip data Kemenkes per Selasa (1/6/2021) pukul 12.00 WIB, diketahui bahwa 9 per 100 penduduk sasaran vaksinasi sudah mendapatkan 1 dosis vaksin.

Berikut cakupan vaksinasi untuk dosis 1 dan 2:

  • Total vaksinasi dosis 1: 16.594.581 penerima (41,13 persen)
  • Total vaksinasi dosis 2: 10.714.300 penerima (26,55 persen)

Rincian kategori penerima vaksin adalah sebagai berikut:

1. Tenaga kesehatan, sasaran penerima 1.468.764

  • Vaksinasi dosis 1: 1.518.329 penerima
  • Vaksinasi dosis 2: 1.386.895 penerima

2. Lanjut usia, sasaran penerima 21.553.118

  • Vaksinasi dosis 1: 3.343.821 penerima
  • Vaksinasi dosis 2: 2.200.241 penerima

3. Petugas publik, sasaran penerima 17.327.167

  • Vaksinasi dosis 1: 11.695.191 penerima
  • Vaksinasi dosis 2: 7.126.457 penerima

Baca juga: Ramai Video Pria Disuntik Jarum Kosong Saat Vaksinasi, Ini Penjelasan Kemenkes

Provinsi dengan vaksinasi terbanyak

Berikut 5 provinsi di Indonesia dengan cakupan vaksinasi terbanyak, data per 23 Mei 2021.

Vaksinasi dosis 1

  1. Bali 162,48 persen
  2. DKI Jakarta 77,44 persen
  3. DI Yogyakarta 61,69 persen
  4. Kepulauan Riau 54,83 persen
  5. Jawa Timur 49,74 persen

Vaksinasi dosis 2

  1. Bali 69,39 persen
  2. DKI Jakarta 55,08 persen
  3. DI Yogyakarta 45,33 persen
  4. Kalimantan Timur 29,72 persen
  5. Bangka Belitung 28,55 persen

Baca juga: Penjelasan Kemenkes soal Dugaan Adanya Medan Magnet di Bekas Suntikan Vaksin Covid-19

Jenis vaksin yang dipakai di Indonesia

Saat ini terdapat tiga jenis vaksin Covid-19 yang telah digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.

Dua jenis vaksin Sinovac dan AstraZeneca digunakan untuk program vaksinasi nasional.

Adapun program vaksinasi gotong royong yang diperuntukkan bagi perusahaan swasta menggunakan vaksin Sinopharm.

Berikut profil dari masing-masing vaksin.

1. Sinovac

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac adalah vaksin berjenis inactivated vaccine.

Vaksin berjenis inactivated adalah vaksin yang menggunakan partikel virus yang dimatikan untuk mengekspos sistem kekebalan terhadap virus, tanpa mengambil risiko respons penyakit yang serius.

Berdasarkan analisis Badan POM Indonesia, vaksin Sinovac diketahui memiliki efikasi sebesar 65,3 persen.

Vaksin Sinovac diberikan dalam dua dosis.

2. AstraZeneca

Vaksin Covid-19 AstraZeneca adalah vaksin berjenis vektor adenovirus simpanse.

Tim pengembang vaksin AstraZeneca mengambil virus yang biasanya menginfeksi simpanse, kemudian dimodifikasi secara genetik untuk menghindari kemungkinan konsekuensi penyakit pada manusia.

Virus yang dimodifikasi ini membawa protein spike, bagian menonjol seperti paku yang ada di permukaan virus corona SARS-CoV-2.

Saat vaksin dikirim ke sel manusia, ini memicu respons kekebalan terhadap protein spike, menghasilkan antibodi dan sel memori yang akan mampu mengenali virus penyebab Covid-19.

Berdasarkan analisis Badan POM Indonesia, vaksin AstraZeneca diketahui memiliki efikasi sebesar 62,1 persen.

Vaksin AstraZeneca diberikan dalam dua dosis.

3. Sinopharm

Vaksin Covid-19 buatan Sinopharm adalah vaksin berjenis inactivated vaccine yang disebut SARS-CoV-2 Vaccine (Vero Cell).

Vaksin berjenis inactivated adalah vaksin yang menggunakan partikel virus yang dimatikan untuk mengekspos sistem kekebalan terhadap virus, tanpa mengambil risiko respons penyakit yang serius.

Badan POM Indonesia menyebutkan, berdasarkan hasil dari uji klinis yang dilakukan di Uni Emirat Arab, ditemukan bahwa vaksin Sinopharm memiliki efikasi 78 persen.

Vaksin Sinopharm diberikan dalam dua dosis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.