Ramai Sayembara Rp 15 Juta untuk Ungkap Identitas Seseorang, Ini Bahaya Doxing

Kompas.com - 01/06/2021, 10:57 WIB
Influencer Rachel Vennya YouTube Rachel VennyaInfluencer Rachel Vennya

KOMPAS.com - Warganet dihebohkan dengan sayembara berhadiah Rp 15 juta yang diadakan influencer, Rachel Vennya, untuk mencari identitas seseorang.

Orang tersebut diduga telah melontarkan hinaan dan ujaran kebencian terhadap Rachel Vennya.

Merasa tersinggung, Rachel mengunggah isi pesan pribadi di Instagram dengan orang itu.

Karena unggahan itu viral, orang tersebut langsung meminta maaf. Namun, Rachel menawarkan kepada followers-nya untuk mencari identitas orang yang ia targetkan.

Yang berhasil mendapat data pribadi paling lengkap, maka akan diberi imbalan Rp 15 juta.

Setelah mendapatkan beragam tanggapan, Rachel menyatakan telah menutup sayembara untuk mencari identitas orang tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ramai soal Kasus Eiger dan Mengenal Apa Itu Doxing...

Bolehkah hal ini dilakukan?

Mengarah pada doxing

Kepala Divisi Keamanan Digital SAFEnet, Abul Hasan Banimal berpendapat, apa yang dilakukan Rachel Vennya belum bisa disebut sebagai doxing, tetapi memang mengarah ke sana.

Mengarah pada doxing karena sejauh ini Rachel belum benar-benar menyebarkan identitas pribadi orang yang dimaksud ke publik.

"Jadi doxing itu sendiri kan data pribadi orang lain, yang kemudian dia sebarkan. Dia (Rachel Vennya), sepanjang sepengetahuan saya, belum membuka data pribadi targetnya," ujar Banimal, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (31/5/2021).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X