5 Maskapai Indonesia yang Lakukan Pengurangan Karyawan akibat Pandemi

Kompas.com - 30/05/2021, 10:30 WIB
Penumpang Bandara Depati Amir Pangkal Pinang saat antre di pintu masuk keberangkatan. kompas.com/heru dahnurPenumpang Bandara Depati Amir Pangkal Pinang saat antre di pintu masuk keberangkatan.

KOMPAS.com – Pandemi virus corona membawa imbas luas tak hanya pada sektor ekonomi, melainkan juga pada keberlangsungan perusahaan penerbangan.

Sejumlah perusahaan penerbangan pun mengambil beberapa langkah guna bertahan menghadapi pandemi yang belum pasti kapan akan berakhir.

Salah satu langkah yang diambil yakni dengan pengurangan karyawan.

Baru-baru ini maskapai Garuda Indonesia bahkan menawarkan pensiun dini bagi karyawannya, sementara Sriwijaya Air menawarkan resign bagi karyawannya.

Baca juga: Viral, Video Penumpang Garuda Indonesia Protes soal Tiket Pesawat yang Tidak Bisa Digunakan

Berikut ini sejumlah maskapai penerbangan di tanah air yang mengambil langkah pengurangan karyawan:

1. Sriwijaya Air

Maskapai Sriwijaya Air telah memberikan tawaran kepada para pegawainya untuk secara sukarela melakukan pengunduran diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini dilakukan karena likuiditas perusahaan semakin menurun akibat adanya pandemi virus corona yang berkepanjangan.

Hal tersebut tertuang dalam Memo Internal Sriwijaya Air Group tentang Pemberian Opsi Resign Karyawan.

Memo tersebut ditandatangani oleh Direktur Sumber Daya Manusia Sriwijaya Air, Raymond Tampubonon.

Baca juga: Sriwijaya Air SJ 182 Berusia 26 Tahun, Apakah Usia Berpengaruh terhadap Kecelakaan Pesawat?

Sriwijaya Air sendiri sebelumnya telah merumahkan sejumlah karyawannya per 25 September 2020.

“Oleh karena itu, manajemen perlu memutuskan langkah strategis di bidang kepegawaian dalam mempercepat proses penyelamatan perusahaan,” tulis Memo Internal Sriwijaya Air Group tentang Pemberian Opsi Resign Karyawan, dikutip pada Selasa (25/5/2021).

Adapun sejumlah opsi pemberian ketentuan resign karyawan ini ketentuannya adalah sebagai berikut:

  • Karyawan dengan masa kerja kurang atau sama dengan 1 tahun sampai dengan 3 tahun diberikan uang pisah 1 bulan gaji.
  • Karyawan dengan masa kerja lebih dari 3 tahun sampai 6 tahun diberikan uang pisah 2 bulan gaji.
  • Karyawan dengan masa kerja lebih dari 6 tahun diberikan uang pisah 3 bulan gaji.

Sriwijaya Air juga telah merubah kebijakan pengupahan kepada karyawan yang sedang dirumahkan dari imbal jasa 25 persen menjadi 10 persen dari gaji pokok.

Baca juga: Bencana dan Tragedi pada Januari 2021, Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 hingga Gempa di Majene...

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catatan Hari Anak Nasional, Ada 5.463 Anak Alami Kekerasan pada 2021

Catatan Hari Anak Nasional, Ada 5.463 Anak Alami Kekerasan pada 2021

Tren
Agar Tak Gagal, Ini 8 Tips Memanggang Roti

Agar Tak Gagal, Ini 8 Tips Memanggang Roti

Tren
Ramai soal Gagal Vaksin karena Terkendala KTP Lama dan Fotokopi, Ini Kata Kemenkes

Ramai soal Gagal Vaksin karena Terkendala KTP Lama dan Fotokopi, Ini Kata Kemenkes

Tren
Benarkah Cuci Hidung dengan Larutan NaCl Bisa Membersihkan Virus dan Bakteri?

Benarkah Cuci Hidung dengan Larutan NaCl Bisa Membersihkan Virus dan Bakteri?

Tren
INFOGRAFIK: Aturan Perjalanan Darat, Laut, Udara, Saat PPKM Level 4

INFOGRAFIK: Aturan Perjalanan Darat, Laut, Udara, Saat PPKM Level 4

Tren
Viral, Twit Tak Bisa Vaksin karena Lupa Bawa Fotokopi KTP, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Viral, Twit Tak Bisa Vaksin karena Lupa Bawa Fotokopi KTP, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Tren
Sejumlah Negara yang Melarang Warganya Pergi ke Indonesia, Mana Saja?

Sejumlah Negara yang Melarang Warganya Pergi ke Indonesia, Mana Saja?

Tren
Olimpiade Tokyo 2020 dan Kreasi Seniman Jepang atas Karakter Samurai dari Beragam Bendera di Dunia

Olimpiade Tokyo 2020 dan Kreasi Seniman Jepang atas Karakter Samurai dari Beragam Bendera di Dunia

Tren
Kapan Pendaftaran CPNS 2021 Ditutup dan Perlukah Cetak Kartu Pendaftaran?

Kapan Pendaftaran CPNS 2021 Ditutup dan Perlukah Cetak Kartu Pendaftaran?

Tren
Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Bisa Merusak Tulang dan Sendi

Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Bisa Merusak Tulang dan Sendi

Tren
Haji 2021 Selesai, Tak Ada Masalah Kesehataan Serius pada Jemaah

Haji 2021 Selesai, Tak Ada Masalah Kesehataan Serius pada Jemaah

Tren
Heboh soal Indomie Goreng di Pulau Jawa dan Sumatera Beda, Ini Kata Indofood

Heboh soal Indomie Goreng di Pulau Jawa dan Sumatera Beda, Ini Kata Indofood

Tren
[HOAKS] Donasi Kaus Oblong Bekas untuk Relawan dan Tenaga Medis di Wisma Atlet

[HOAKS] Donasi Kaus Oblong Bekas untuk Relawan dan Tenaga Medis di Wisma Atlet

Tren
Jangan Berlebihan Mengonsumsi Vitamin D, Bisa Menjadi Racun

Jangan Berlebihan Mengonsumsi Vitamin D, Bisa Menjadi Racun

Tren
Daftar Daerah yang Migrasi ke TV Digital pada 17 Agustus dan Cara Dapatkan STB

Daftar Daerah yang Migrasi ke TV Digital pada 17 Agustus dan Cara Dapatkan STB

Tren
komentar
Close Ads X