Hari Ini Terakhir Aturan Pengetatan, Cek Syarat Perjalanan!

Kompas.com - 24/05/2021, 07:03 WIB
Tangkapan layar Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. Satgas Covid-19Tangkapan layar Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

KOMPAS.com - Hari ini, Senin (24/5/2021), merupakan hari terakhir berlakunya pengetatan mobilitas Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) atau aturan pengetatan perjalanan pasca-Lebaran.

Aturan pengetatan perjalanan tercantum dalam Addendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pengetatan PPDN ini berlaku pada H-14 peniadaan mudik (22 April-5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18-24 Mei 2021).

Baca juga: Syarat Penumpang Kapal Pelni di Masa Pengetatan Perjalanan

Menurut pemerintah, aturan pengetatan perjalanan diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Apa saja hal yang perlu diketahui dari pengetatan perjalanan?

Perjalanan transportasi udara

  • Pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia

Perjalanan transportasi laut

  • Pelaku perjalanan transportasi laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

    Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
    Daftarkan email

  • Pelaku perjalanan penyeberangan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

  • Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi laut untuk pelayaran terbatas dalam wilayah satu kecamatan/kabupaten/provinsi, atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan namun akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah.

Baca juga: Syarat Penumpang dan Pembatalan Tiket KAI Selama Pengetatan Perjalanan

Perjalanan kereta api

  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Stasiun Kereta Api sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lowongan Kerja di Badan Pengelola Keuangan Haji, Berikut Posisi dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja di Badan Pengelola Keuangan Haji, Berikut Posisi dan Cara Daftarnya

Tren
Bloomberg: Indonesia Posisi Terbawah Ketahanan Covid-19 Periode Juli

Bloomberg: Indonesia Posisi Terbawah Ketahanan Covid-19 Periode Juli

Tren
INFOGRAFIK: Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

INFOGRAFIK: Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

Tren
Update Corona 30 Juli: 5 Negara Kasus Terbanyak | Covid-19 Melonjak, RS di Thailand Kekurangan Tempat Tidur

Update Corona 30 Juli: 5 Negara Kasus Terbanyak | Covid-19 Melonjak, RS di Thailand Kekurangan Tempat Tidur

Tren
Cerita di Balik Video Viral Kakek Kayuh Sepeda 15 Kilometer agar Bisa Vaksin Covid-19

Cerita di Balik Video Viral Kakek Kayuh Sepeda 15 Kilometer agar Bisa Vaksin Covid-19

Tren
[POPULER TREN] Cara Download Sertifikat Vaksin | Video Viral Kakek Gowes 15 Km untuk Ikut Vaksinasi

[POPULER TREN] Cara Download Sertifikat Vaksin | Video Viral Kakek Gowes 15 Km untuk Ikut Vaksinasi

Tren
Amati, Ini Tanda Kucing Kesayangan Tengah Hamil

Amati, Ini Tanda Kucing Kesayangan Tengah Hamil

Tren
Rincian Passing Grade atau Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021

Rincian Passing Grade atau Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021

Tren
[HOAKS] Pasien Covid-19 di RS Bisa Ajukan Klaim Sendiri Melalui Dinas Kesehatan

[HOAKS] Pasien Covid-19 di RS Bisa Ajukan Klaim Sendiri Melalui Dinas Kesehatan

Tren
Banyak Pasien Isoman Covid-19 Meninggal Dunia, Ini Saran Epidemiolog

Banyak Pasien Isoman Covid-19 Meninggal Dunia, Ini Saran Epidemiolog

Tren
Fasilitas Isoman di Hotel untuk Anggota DPR dan 'Sense of Crisis' Wakil Rakyat...

Fasilitas Isoman di Hotel untuk Anggota DPR dan "Sense of Crisis" Wakil Rakyat...

Tren
Gempa M 8,1 Guncang Semenanjung Alaska, Adakah Dampak bagi Indonesia?

Gempa M 8,1 Guncang Semenanjung Alaska, Adakah Dampak bagi Indonesia?

Tren
Viral Unggahan Kebocoran Data Berimbas Penipuan Pengiriman Barang, Apa yang Harus Dilakukan?

Viral Unggahan Kebocoran Data Berimbas Penipuan Pengiriman Barang, Apa yang Harus Dilakukan?

Tren
Kelirumologi, Enerji Penumbuh-kembangan Sains

Kelirumologi, Enerji Penumbuh-kembangan Sains

Tren
Gatal karena Gigitan Serangga? Ini 7 Cara Mengatasinya

Gatal karena Gigitan Serangga? Ini 7 Cara Mengatasinya

Tren
komentar
Close Ads X