Muncul Dugaan KIPI Vaksin AstraZeneca, Simak Rekomendasi Papdi

Kompas.com - 22/05/2021, 15:45 WIB
Ilustrasi vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 dihentikan sementara oleh Kemenkes dan BPOM, baik distribusi maupun penggunaannya. SHUTTERSTOCK/Elzbieta KrzysztofIlustrasi vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 dihentikan sementara oleh Kemenkes dan BPOM, baik distribusi maupun penggunaannya.

KOMPAS.com – Vaksin AstraZeneca merupakan salah satu vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi pemerintah dalam rangka mengatasi pandemi covid-19.

Namun penggunaan vaksin AstraZeneca dengan nomor batch CTMAV547 dihentikan sementara. Hal ini sebab batch tersebut tengah diselidiki mengenai adanya dugaan efek samping setelah penyuntikan.

"Investigasi yang dilakukan adalah pengujian toksisitas dan abnormal serta sterilisasi dari vaksin tersebut," ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dikutip dari Kompas.com, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Pemberian Vaksin AstraZeneca Selain Batch CTMAV547 Tetap Dilanjutkan

Wiku mengatakan, vaksin AstraZeneca selain batch (kumpulan produksi) CTMAV547 akan tetap diberikan kepada masyarakat. Pemberian ini khususnya diperuntukkan bagi individu yang baru satu kali menerima dosis vaksin.

"Vaksin AstraZeneca non batch CTMAV547 akan tetap diberikan kepada masyarakat. Khususnya bagi individu yang baru menerima suntikan dosis pertama. Hal ini demi mencapai kekebalan individu yang sempurna dengan dua dosis vaksin," kata Wiku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya menegaskan, setiap temuan di lapangan ini akan terus ditindaklanjuti secara berjenjang di fasilitas kesehatan terdekat, Pokja KIPI kabupaten/kota, Komda KIPI, Komnas PP KIPI hingga Subdit Imunisasi BPOM.

"Mohon masyarakat tidak ragu melaporkan keluhan dari vaksinasi. Karena setiap laporan yang masuk akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan vaksinasi ke depannya di Indonesia maupun secara global," tambah Wiku.

Rekomendasi Papdi

Terkait dengan adanya KIPI vaksin AstraZeneca, Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) sebelumnya pada 26 April 2021 lalu, telah memberikan rekomendasi terkait penggunaan vaksin AstraZeneca.

Dalam rekomendasinya Papdi menyampaikan vaksin AstraZeneca merupakan salah satu jenis vaksin yang dianggap efektif dan telah disetujui untuk digunakan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

Hal ini sebagaimana mengacu rekomendasi ISTH, EMA dan WHO GACVS di mana manfaat dari pemberian vaksin dinilai lebih besar daripada potensi komplikasinya.

Baca juga: Ini Daftar Pasien Komorbid Layak Vaksin Covid-19 Rekomendasi PAPDI

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X