Sempat Di-"hack", Akun Whatsapp Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Sudah Kembali

Kompas.com - 21/05/2021, 13:20 WIB
Febri Diansyah, saat masih menjabat Kabiro Humas KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (26/12/2019). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANIFebri Diansyah, saat masih menjabat Kabiro Humas KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

KOMPAS.com - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, melalui akun Twitter-nya, menginformasikan bahwa akun WhatsApp miliknya sempat diretas atau di-hack pada Kamis (20/5/2021).

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, juga mengumumkan hal yang sama lewat akun Twitter-nya pada hari yang sama. 

Akun Telegram-nya diretas orang yang tidak bertanggungjawab sehingga tidak berada di bawah kendalinya. 

Saat dikonfirmasi, Jumat (21/5/2021), Febri membenarkan bahwa akun WhatsApp-nya diretas. Namun, kini sudah kembali normal. 

"Ya (sudah kembali), Alhamdulillah," kata Febri kepada Kompas.com.

Febri menyebutkan, Whatsapp-nya di-hack sekitar sebelum tengah malam dan sudah kembali pada Jumat pagi.

Sebelum itu, Telegram-nya hampir diretas juga, tetapi gagal. Hal itu dia ketahui dari notifikasi yang dia dapatkan lewat pesan singkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau telegram saya notifikasinya incomplete login," ujar Febri.

Febri mengatakan, dirinya telah menggunakan autentikasi dua faktor. Selain itu telah mengaktifkan touch id password dan keamanan lain yang disediakan Whatsapp.

Menurut Febri, sejumlah aktivis advokasi antikorupsi juga mengalami hal yang sama, WhatsApp dan Telegram mereka dibajak.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X