Jokowi dan Tes Wawasan Kebangsaan KPK

Kompas.com - 18/05/2021, 09:48 WIB
Presiden Jokowi hadiri acara Hut IAP ke 50 secara virtual Presiden Jokowi Presiden Jokowi hadiri acara Hut IAP ke 50 secara virtual

BERBAGAI media memberitakan bahwa Presiden Jokowi menegaskan tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak bisa dimanfaatkan untuk pemberhentian 75 pegawai lembaga antirasuah yang tidak lulus tes tersebut.

Jokowi sependapat dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan peralihan status pegawai KPK menjadi ASN jangan sampai merugikan para pegawai.

Sebelumnya telah terberitakan bahwa 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lulus TWK. Menyusul hasil TWK tersebut Ketua KPK Firli Bahuri mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 652 Tahun 2021 tentang penonaktifan 75 pegawai lembaga anti-rasuah.

Hoaks atau benar?

Di tengah kesimpangsiuran pemberitaan memang sulit diketahui apakah pemberitaan tentang penegasan Presiden Jokowi benar atau hoaks.

Apabila ternyata hoaks maka seharusnya dicari siapa pemberita hoaks untuk dipidanakan demi tidak memperkeruh suasana yang sudah keruh tentang TWK pegawai KPK.

Namun apabila berita tentang Presiden Jokowi membela para pegawai KPK yang tidak lulus TWK adalah benar adanya, maka diharapkan para pihak yang berwenang dan berwajib atas status pegawai KPK yang tidak lolos TWK benar-benar menghormati kebijakan Presiden Jokowi serta mewujudkan arahan Presiden Jokowi menjadi kenyataan.

Terima kasih

Secara pribadi saya sangat menghargai dan menghormati penegasan Presiden Jokowi selaras dengan keputusan MK bahwa tes wawasan kebangsaan dalam rangka alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi Aparatur Sipil Negara tidak layak menjadi dasar pemberhentian 75 pegawai lembaga anti-rasuah yang tidak lulus uji kelayakan tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maka secara tulus saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah nyata membuktikan komitmen kegigihan dirinya sebagai kepala negara Indonesia untuk konsisten dan konsekuen membasmi habis korupsi dari bumi Indonesia. Merdeka!


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X