Kompas.com - 16/05/2021, 15:00 WIB
Pertikaian Israel dan kelompok Palestina di Gaza pada 2014 membuat penghuni kawasan itu menderita. EPA via BBC INDONESIAPertikaian Israel dan kelompok Palestina di Gaza pada 2014 membuat penghuni kawasan itu menderita.

KOMPAS.com - Cerita panjang konflik Israel-Palestina tak kunjung menemui titik terang dari masa ke masa.

Terbaru, tensi kedua negara itu kembali memanas dalam beberapa hari terakhir karena dipicu oleh berbagai sebab.

Ratusan orang menjadi korban akibat konflik Israel-Palestina terbaru ini, termasuk di antaranya adalah puluhan anak-anak.

Bagaimana sebenarnya konflik tiada ujung ini?

Baca juga: Update Konflik Palestina-Israel: Korban Tewas Melonjak Jadi 137 Orang

Konflik permanen

Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Ahmad Sahide menganggap konflik Israel-Palestina sebagai konflik permanen.

"Saya memberi istilah konflik ini dengan istilah Permanent Conflict (konflik permanen), sebab konflik ini berkepanjangan dan dan belum ada titik temu sebagai solusinya," kata Sahide saat dihubungi Kompas.com, Minggu (16/7/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menuturkan, konflik kedua negara itu bermula ketika orang Yahudi memaksakan mendirikan negara di tanah yang sudah ada penduduknya (Palestina) pada 1948.

Orang Yahudi mengklaim memiliki ikatan historis dengan tanah itu sebelum berdiaspora pada abad satu Masehi.

Sahide menjelaskan, konflik tersebut sulit untuk didamaikan karena tidak adanya dukungan politik bagi Palestina.

"Israel mempunyai dukungan politik yang kuat, sementara Palestina hanya mempunyai dukungan moril yang kuat," jelas penulis buku Gejolak Politik Timur Tengah (2017) itu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Hujan Masih Turun meski Musim Kemarau? Ini Penjelasan Lapan

Mengapa Hujan Masih Turun meski Musim Kemarau? Ini Penjelasan Lapan

Tren
Penjelasan Mabes Polri soal Bikin SIM dan SKCK Wajib Lampirkan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Penjelasan Mabes Polri soal Bikin SIM dan SKCK Wajib Lampirkan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Tren
Hujan Deras Saat Kemarau, 5 Daerah Ini Terendam Banjir

Hujan Deras Saat Kemarau, 5 Daerah Ini Terendam Banjir

Tren
Duduk Perkara Transfer Tiba-tiba Uang Rp 1,5 Juta Sempat Disebut dari Pinjol, Ini Faktanya

Duduk Perkara Transfer Tiba-tiba Uang Rp 1,5 Juta Sempat Disebut dari Pinjol, Ini Faktanya

Tren
Sejarah Hari Janda Internasional dan Sosok Shrimati Pushpa Wati Loomba

Sejarah Hari Janda Internasional dan Sosok Shrimati Pushpa Wati Loomba

Tren
WHO: Negara Miskin Kehabisan Stok Vaksin untuk Program Vaksinasi

WHO: Negara Miskin Kehabisan Stok Vaksin untuk Program Vaksinasi

Tren
Besok Ada Strawberry Supermoon, Cek Waktu Puncak dan Cara Melihatnya

Besok Ada Strawberry Supermoon, Cek Waktu Puncak dan Cara Melihatnya

Tren
UPDATE Corona 23 Juni: 5 Negara Kasus Tertinggi | WHO Prihatin dengan Pelonggaran di Euro 2020

UPDATE Corona 23 Juni: 5 Negara Kasus Tertinggi | WHO Prihatin dengan Pelonggaran di Euro 2020

Tren
Masjid dan Mushala Diharapkan Terdaftar di Kemenag, Apa Manfaatnya?

Masjid dan Mushala Diharapkan Terdaftar di Kemenag, Apa Manfaatnya?

Tren
[POPULER TREN] Penjelasan BMKG soal Suhu Dingin di Jakarta | Provinsi Kasus Corona Terbanyak

[POPULER TREN] Penjelasan BMKG soal Suhu Dingin di Jakarta | Provinsi Kasus Corona Terbanyak

Tren
Kasus Uang Rp 1,5 Juta Tiba-tiba Masuk Rekening Bukan dari Pinjol, Ini Klarifikasi PT Syaftraco

Kasus Uang Rp 1,5 Juta Tiba-tiba Masuk Rekening Bukan dari Pinjol, Ini Klarifikasi PT Syaftraco

Tren
Ivermectin Belum Teruji Klinis untuk Pengobatan Covid-19, Ini Faktanya

Ivermectin Belum Teruji Klinis untuk Pengobatan Covid-19, Ini Faktanya

Tren
Ramai “Google Terus Berhenti” di Ponsel Android, Ini Diduga Penyebabnya

Ramai “Google Terus Berhenti” di Ponsel Android, Ini Diduga Penyebabnya

Tren
Kronologi Nasabah Tiba-tiba Ditransfer Uang Rp 1,5 juta, Sempat Diduga dari Pinjol

Kronologi Nasabah Tiba-tiba Ditransfer Uang Rp 1,5 juta, Sempat Diduga dari Pinjol

Tren
Viral, Video 'Mobil Goyang' Saat Isi Bensin, Apa Sih Manfaatnya?

Viral, Video "Mobil Goyang" Saat Isi Bensin, Apa Sih Manfaatnya?

Tren
komentar
Close Ads X