Kompas.com - 12/05/2021, 18:05 WIB
Perbandingan suasana Idul Fitri tahun 2019 dengan tahun 2020 yang sepi aktivitas di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Bali, Minggu (24/5/2020). Shalat Idul Fitri 1441 H di ruang publik di Bali untuk tahun ini ditiadakan dan umat Islam melakukannya di rumah masing-masing dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc.

ANTARA FOTO/Nyoman Hendra WibowoPerbandingan suasana Idul Fitri tahun 2019 dengan tahun 2020 yang sepi aktivitas di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Bali, Minggu (24/5/2020). Shalat Idul Fitri 1441 H di ruang publik di Bali untuk tahun ini ditiadakan dan umat Islam melakukannya di rumah masing-masing dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc.

KOMPAS.com - Sama seperti tahun lalu, shalat Idul Fitri kali ini masih dilaksanaan dalam suasana pandemi Covid-19.

Untuk menghindari kerumunan kelompok yang rentan terhadap penularan virus corona, MUI menyarankan agar shalat Idul Fitri dilakukan di rumah.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan.

"Shalat Idul Fitri ini karena akan menimbulkan kerumunan, karena akan menimbulkan kelompok harus kita lebih utamakan keselamatan, supaya tidak menimbulkan penularan klaster baru baru," kata Amirsyah dalam konferensi pers secara virtual di kanal YouTube BNPB, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Simak, Ini Panduan Shalat Idul Fitri 1442 H dari Kemenag

Lingkup terkecil

Hal serupa juga disampaikan oleh epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Indonesia dalam kategori yang layak untuk seperti itu. Belum aman. Apalagi dengan situasi saat ini, dengan kasus harian baru yang mengkhawatirkan," kata Dicky, saat dihubungi Kompas.com, baru-baru ini.

Kendati demikian, jika masih ada wilayah yang menggelar shalat Idul Fitri berjemaah, Dicky menyarankan agar dilaksanakan di lingkup terkecil.

"Kalau melihat data indikator yang ada sekarang, sebetulnya ya shalat Idul Fitrinya harusnya di lingkup terkecil sekali. Meskipun itu zona hijau," kata dia.

Baca juga: Panduan Takbiran Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Lingkup terkecil yang ia maksud adalah rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

Di kawasan RT, potensi risiko lebih bisa dipantau dan posisi shalat juga lebih mudah diatur.

"Jadi per keluarga, lokasinya itu bisa diatur posisi shalatnya," tutur Dicky.

Baca juga: Panduan Lengkap Takbiran dan Shalat Idul Fitri 1442 H di Masa Pandemi Covid-19

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X