Kompas.com - 11/05/2021, 06:20 WIB
Ilustrasi: Peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kota Surabaya bersiap sebelum mengerjakan soal di Gelanggang Remaja, Surabaya, Senin (10/2/2020). KOMPAS/Bahana Patria GuptaIlustrasi: Peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kota Surabaya bersiap sebelum mengerjakan soal di Gelanggang Remaja, Surabaya, Senin (10/2/2020).

KOMPAS.com - Pemerintah memastikan akan menggelar seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) pada tahun 2021 ini. 

Seleksi CASN itu terdiri dari seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang akan dimulai pada Mei-Juni 2021.

Tahun ini, kebutuhan ASN sebanyak 1.275.387 dengan rincian 1.002.626 guru PPPK, 70.008 PPPK non-guru, dan 119.094 CPNS.

Khusus untuk PPPK Guru, akan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu Agustus, Oktober, dan Desember 2021.

Baca juga: Aturan Baru Tes CPNS 2021, Tahapan Seleksi, dan Pemasangan Kamera di Komputer Ujian

Lantas, siapa saja yang berhak mendaftar PPPK Guru?

4 Kategori pendaftar PPPK Guru

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Katmoko Ari Sambodo mengatakan, PPPK didesain untuk mereka yang memiliki pengalaman di bidang kerja yang relevan dengan jabatan yang dilamar minimal tiga tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khusus untuk PPPK Guru, ada 4 kategori peserta yang berhak mendaftar, yaitu:

  • Guru honorer THK-II
  • Guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud
  • Guru yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud
  • Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). 

Sistem seleksi PPPK

Nantinya, sistem seleksi PPPK akan menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari Kemendikbud.

Ari menuturkan, mereka yang lolos pada seleksi PPPK tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan pekerjaannya.

Artinya, tugas-tugas dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan efisien.

"Begitu lulus tes, kemudian tanda tangan kontrak, pada hari itu juga mereka siap untuk langsung bekerja," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: 10 Negara yang Masih Bebas Covid-19 Setelah Setahun Lebih Pandemi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X