Kompas.com - 09/05/2021, 12:15 WIB
Ilustrasi Whatsapp Shutterstock/Antonio SalaverryIlustrasi Whatsapp

KOMPAS.com - Hampir semua pengguna smartphone menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel mereka. 

Tampilannya yang sederhana dan mudah diakses, ditambah proses pembuatan akun yang praktis membuat WhatsApp menjadi pilihan utama pengguna smartphone.

Namun di sisi lain, di balik kemudahan itu juga mudah pula informasi palsu, berita bohong atau hoaks menyebar di WhatsApp.

Seperti di grup-grup WhatsApp, seperti grup WA keluarga. Bahkan yang membagikannya adalah orangtua kita. 

Baca juga: Muncul Notifikasi Kebijakan Privasi Baru WhatsApp, Terima atau Tolak?

Literasi digital untuk tangkal hoaks

Keberadaan fitur forward chat di WhatsApp salah satunya membuat peredaran hoaks semakin masif. Sebab, hoaks bisa dibagikan dengan mudah kepada banyak orang.

Oleh karena itu, pengguna WhatsApp perlu memeriksa ulang informasi yang diterima, untuk memastikan bahwa informasi tersebut sudah terverifikasi kebenarannya dan sesuai fakta.

Kendati demikian, tidak semua orang mampu melakukan pemeriksaan fakta, terutama pengguna WhatsApp generasi tua, yang tidak terlalu akrab dengan literasi digital.

Dosen Komunikasi Unika Atma Jaya Jakarta Andina Dwifatma, melalui akun Twitternya @andinadwifatma, Jumat (7/5/2021) membagikan pengalamannya memberikan edukasi literasi digital kepada ayahnya.

Unggahan Andina itu kemudian menarik perhatian warganet. Banyak warganet yang kemudian mengungkapkan pengalaman mengedukasi orang tua mereka tentang literasi digital agar tidak terjebak hoaks.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X