Kompas.com - 09/05/2021, 07:10 WIB

KOMPAS.com - Media sosial Twitter sepanjang Sabtu (8/5/2021) ramai dengan trending topic #Bipang.

Bipang ramai dibicarakan setelah dipublikasikannya video pidato Presiden Joko Widodo yang mengajak masyarakat belanja kuliner secara online di Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Bipang Ambawang merupakan salah satu kuliner yang dipromosikan Presiden.

"Sebentar lagi Lebaran. Namun karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama. Nah, Bapak, Ibu, Saudara-saudara, yang rindu kuliner daerah atau mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," kata Jokowi dalam video pidatonya, Sabtu (8/5/2021).

"Yang rindu makan gudeg Yogya, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya tinggal pesan dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ujar Presiden.

Baca juga: Ramai soal Bipang Ambawang dalam Pidato Jokowi hingga Trending Topic

Apa itu Bipang Ambawang? Bipang Ambawang merupakan kuliner babi panggang khas Kalimantan Barat.

Beragam komentar warganet mewarnai trending #Bipang. Salah satunya akun Twitter @Hilmi28.

"Assalamu’alaikum Pak @jokowi, mhn diklarifikasi ttg oleh2 lebaran Bipang Ambawang karena itu adlh babi panggang yg jelas haram bagi muslim, apa lagi ini Idul Fitri hari raya ummat Islam, tdk elok rasanya. Apakah ini disengaja, atau karena bapak tdk tau? Tks atas jawabannya,"  tulisnya.

Komentar lainnya beranggapan bahwa rekomendasi kuliner Bipang Ambawang ditujukan bagi umat Kristen dan Katolik yang akan memperingati Kenaikan Isa Almasih pada tanggal yang sama dengan perayaan Idul Fitri.

"Ingat selain lebaran tanggal 13 mei hari raya kenaikan Yesus ke Surga, jadi bipang ambawang itu hak kami..." kata akun @KatolikIG.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.