Kompas.com - 08/05/2021, 14:45 WIB
Acara Hari Buruh di Solo dengan mengenang Marsinah, di Bundaran Gladag, Solo, Kamis (1/5/2014). KOMPAS.COM/ M WismabrataAcara Hari Buruh di Solo dengan mengenang Marsinah, di Bundaran Gladag, Solo, Kamis (1/5/2014).

KOMPAS.com - Hari ini 28 tahun yang lalu, tepatnya pada 8 Mei 1993, simbol perjuangan kaum buruh, Marsinah dibunuh setelah menghilang beberapa hari usai melakukan aksi bersama rekan buruhnya di PT Catur Putera Surya atau CPS.

Jasad Marsinah baru ditemukan pada 9 Mei 1993 di hutan Dusun Jegong, Nganjuk, Jawa Timur. Namun, hasil forensik menyatakan Marsinah sudah tewas sehari sebelumnya.

Saat ditemukan, jasad Marsinah dipenuhi luka dan hasil forensik menyatakan, sebelum tewas, ia sempat diperkosa yang sampai saat ini tidak diketahui pelakunya.

Baca juga: Trending #MayDay di Hari Buruh Internasional, Apa Harapan Para Buruh?

Berikut sosok Marsinah:

Energik dan penuh keberanian

Marsinah, Aktivis buruh dari Jawa Timur yang jadi korban pembunuhan.Istimewa Marsinah, Aktivis buruh dari Jawa Timur yang jadi korban pembunuhan.

Dilansir dari Harian Kompas, 10 November 1993, Marsinah adalah seorang buruh wanita yang bekerja pada PT Catur Putra Surya (CPS) di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perempuan yang sangat energik ini adalah sosok buruh yang progresif dan tidak ingin mengalah begitu saja kepada nasib walaupun lahir dari keluarga tak mampu.

Hal itu ditunjukkannya sejak kecil, ia sudah dididik oleh lingkungan, sehingga jiwanya matang dan penuh keberanian.

Salah satu sisi menarik dari Marsinah adalah dia merupakan seorang yang memiliki hobi membaca dan selalu mendapat juara di sekolahnya.

Akan tetapi, modal juara dan hobi membaca saja tak cukup untuk membuatnya meraih pendidikan hingga bangku perkuliahan.

Karena keterbatasan biaya, Marsinah hanya mampu menyelesaikan pendidikannya sampai tingkat SLTA.

Kendati demikian, menuntut ilmu terus ia lanjutkan melalui jalur nonformal dengan mengikuti kursus Bahasa Inggris dan komputer. Suatu hal yang jarang sekali ditemukan pada kebanyakan buruh wanita pabrik.

Sementara, di lingkungan perusahaan di tempatnya bekerja, Marsinah merupakan aktivis dalam organisasi buruh SPSI unit kerja PT CPS.

Baca juga: Cerita Marsinah Pahlawan Buruh yang Terbunuh pada 8 Mei 1993

Vokal membela rekan-rekannya sesama buruh

Bendera Marsinah dikibarkan oleh puluhan buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) saat berunjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (9/3). Aksi memperingati hari perempuan sedunia itu menyuarakan sosok Marsinah sebagai pejuang dan pahlawan bagi rakyat. 

Kompas/Priyombodo (PRI)
09-03-2014PRIYOMBODO Bendera Marsinah dikibarkan oleh puluhan buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) saat berunjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (9/3). Aksi memperingati hari perempuan sedunia itu menyuarakan sosok Marsinah sebagai pejuang dan pahlawan bagi rakyat. Kompas/Priyombodo (PRI) 09-03-2014

Saat itu, Marsinah belum lama aktif. Namun, dia adalah sosok buruh perempuan yang vokal dalam membela rekan-rekannya sesama buruh, yang kerap diperlakukan tidak adil oleh pihak pimpinan perusahaan.

Misalnya saja ketika unjuk rasa yang menuntut kenaikan upah dari Rp 1.700 menjadi Rp 2.250 pada 4 Mei 1993, Marsinah lah yang menjadi pemimpin orasi.

Begitu juga saat beberapa rekannya dikeluarkan dari perusahaan, Marsinah menjadi orang pertama yang melakukan pembelaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Google Doodle Hari Ini, Pakai Masker dan Ingatkan Vaksinasi Covid-19

Google Doodle Hari Ini, Pakai Masker dan Ingatkan Vaksinasi Covid-19

Tren
Meningkat, Corona Varian Delta Terdeteksi di 9 Provinsi, Ini Daftarnya

Meningkat, Corona Varian Delta Terdeteksi di 9 Provinsi, Ini Daftarnya

Tren
Melihat Efektifitas Vaksin Covid-19 di Sejumlah Negara

Melihat Efektifitas Vaksin Covid-19 di Sejumlah Negara

Tren
Cara Agar Chat Lama Tidak Hilang Saat Pindah WhatsApp ke Ponsel Baru

Cara Agar Chat Lama Tidak Hilang Saat Pindah WhatsApp ke Ponsel Baru

Tren
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Gratis di Sejumlah Daerah: Dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Gratis di Sejumlah Daerah: Dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar

Tren
Saat Kasus Covid-19 Meningkat dan Kepedulian Masyarakat Menurun...

Saat Kasus Covid-19 Meningkat dan Kepedulian Masyarakat Menurun...

Tren
Strawberry Supermoon 24 Juni, Apakah Berwarna Merah seperti Strawberry?

Strawberry Supermoon 24 Juni, Apakah Berwarna Merah seperti Strawberry?

Tren
[HOAKS] Covid-19 Tidak Menyebar Lewat Droplet dan Masker Membuat Tes Positif

[HOAKS] Covid-19 Tidak Menyebar Lewat Droplet dan Masker Membuat Tes Positif

Tren
Mengenang 'Si Anak Pantai' Imanez dan Perjalanan Hidupnya...

Mengenang "Si Anak Pantai" Imanez dan Perjalanan Hidupnya...

Tren
Mengenang Jasa Slamet Mulyono Bapak Jamu Gendong

Mengenang Jasa Slamet Mulyono Bapak Jamu Gendong

Tren
Video Viral Mobil Keluarkan Asap Putih Pekat Disebut sebagai Diesel Runaway, Apa Itu?

Video Viral Mobil Keluarkan Asap Putih Pekat Disebut sebagai Diesel Runaway, Apa Itu?

Tren
Benarkah Baja Ringan Bisa Hantarkan Arus Listrik?

Benarkah Baja Ringan Bisa Hantarkan Arus Listrik?

Tren
Jelang Pendaftaran CPNS 2021, Formasi Nakes Ini Wajib Punya STR Aktif, Apa Saja?

Jelang Pendaftaran CPNS 2021, Formasi Nakes Ini Wajib Punya STR Aktif, Apa Saja?

Tren
Dua Juta Kasus Covid-19 dan Kontribusi Minimal yang Bisa Kita Lakukan

Dua Juta Kasus Covid-19 dan Kontribusi Minimal yang Bisa Kita Lakukan

Tren
Covid-19 Tembus 2 Juta, Ini Langkah Pemerintah dan Pentingnya Peran Masyarakat

Covid-19 Tembus 2 Juta, Ini Langkah Pemerintah dan Pentingnya Peran Masyarakat

Tren
komentar
Close Ads X