Kompas.com - 04/05/2021, 08:00 WIB
Masyarakat di Wuhan hadiri Strawberry Music Festival pada peringatan Hari Buruh Internasional, Sabtu (1/5/2021) dan menikmati euforia yang ada REUTERS/Tingshu WangMasyarakat di Wuhan hadiri Strawberry Music Festival pada peringatan Hari Buruh Internasional, Sabtu (1/5/2021) dan menikmati euforia yang ada

KOMPAS.com – Virus corona terdeteksi pertama kali di Wuhan, China pada Desember 2019.

Sejak saat itu, kasus Covid-19 mulai terdeteksi di berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia.

Kebijakan lock down dilakukan. Protokol kesehatan dilaksanakan ketat.

Hingga, pada 31 Mei 2020 lalu, Wuhan melaporkan tak ada kasus baru di akhir Mei.

Kini, negara tersebut sudah hampir kembali ke kehidupan normal, dan Wuhan dinyatakan hampir sepenuhnya bebas dari Covid-19.

Berikut sejumlah fakta mengenai Wuhan:

Baca juga: Penerbangan Jakarta-Wuhan Dibuka Kembali, Ini Kekhawatiran Epidemiolog

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Terdeteksi di Pasar Laut Huanan

Saat awal merebaknya pandemi pada 1 Januari 2020, pasar laut Huanan ditutup.

Hal ini karena munculnya dugaan, virus corona yang akhirnya diidentifikasi sebaga SARS-Cov-2 tersebut diduga berasal dari pasar hewan ini.

Meski demikian, mengutip dari Kompas.com, 30 Maret 2021, Laporan dan data yang dikumpulkan oleh  WHO, Pasar Laut Huanan bukanlah sumber asli wabah virus

2. Wuhan pertama kali lockdown

Wuhan pertama kali melakukan lockdown pada 23 Januari 2020 lalu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.