Kompas.com - 30/04/2021, 20:52 WIB
Ilustrasi email. SHUTTERSTOCKIlustrasi email.

KOMPAS.com – Berbagai modus dan praktik peretasan akun media sosial dan e-mail kerap terjadi.

Jika pembajakan atau peretasan terjadi terhadap sebuah akun e-mail, risiko yang dihadapi adalah peretas bisa mengakses akun-akun yang menggunakan akun e-mail tersebut.

Apa yang harus dilakukan agar e-mail terlindungi sehingga aman dari peretasan?

Baca juga: Viral Modus Peretasan Melalui DM Instagram, Ini Penjelasan Pakar IT 

Buat password yang tidak mudah ditebak

Pemerhati keamanan siber yang juga staf engagement and learning specialist di Engage Media, Yerry Niko Borang, menyarankan, untuk menghindari pembajakan e-mail maka pengguna sebaiknya membuat password yang tidak mudah ditebak.

“Pertama, upayakan password yang sederhana, mampu diingat namun enggak mudah ditebak,” ujar Yerry, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ganti password secara berkala

Cara lain agar e-mail aman dari aksi peretasan, upayakan rutin mengganti kata sandi alias password secara berkala. 

“Minimal per 3 bulan sekali,” ujar Yerry.

Login secara aman

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X