Rekam Jejak Munarman, dari Pengacara hingga Menjadi Pentolan FPI

Kompas.com - 28/04/2021, 20:05 WIB
Juru bicara Front Pembela Islam, Munarman, Anggota DPD Kalimantan Selatan, Sofwat Hadi, dan Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri, Tanribali Lamo (kanan ke kiri) menjadi pembicara dalam diskusi 'Manfaat dan Mudharat Ormas, di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2). Diskusi membahas polemik pembubaran organisasi massa yang bertindak anarkis. Kompas/Hendra A SetyawanJuru bicara Front Pembela Islam, Munarman, Anggota DPD Kalimantan Selatan, Sofwat Hadi, dan Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri, Tanribali Lamo (kanan ke kiri) menjadi pembicara dalam diskusi 'Manfaat dan Mudharat Ormas, di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2). Diskusi membahas polemik pembubaran organisasi massa yang bertindak anarkis.

KOMPAS.com - Munarman, eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), ditangkap oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri pada Selasa (27/4/2021).

Munarman dijemput dari kediamannya di daerah Pamulang, Tangerang Selatan, sekitar pukul 15.30 WIB.

Mengutip Harian Kompas, Rabu (28/4/2021) Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan mengatakan, penangkapan Munarman merupakan hasil dari pengembangan kasus terorisme sebelumnya.

"Jadi terkait kasus baiat (pengukuhan) di UIN Jakarta, kemudian juga kasus baiat di Makassar, dan mengikuti baiat di Medan. Jadi ada tiga hal itu," kata Ahmad.

Baca juga: Menyoal FPI yang Tak Terdaftar di Kemendagri, Bagaimana Prosedur Pendaftaran Ormas?

Meski demikian, belum diketahui keterkaitan Munarman dengan jaringan atau kelompok teroris di Indonesia.

"Nanti kami telusuri. Informasi sementara, baiat kalau yang di Makassar itu ISIS (NIIS), ya," ujar Ahmad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri, Munarman dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

Baca juga: Akun FPI Kena Suspend, Simak Peraturan Twitter soal Penangguhan Akun

Halaman:

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X